Berita Pangkalpinang
Peringati Anniversary ke-3, Puluhan Peserta Ikuti Seminar Komunitas Bithub di Unmuh Bangka Belitung
Puluhan peserta memadati Auditorium Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung Minggu (3/7/2022) siang.
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Puluhan peserta memadati Auditorium Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung Minggu (3/7/2022) siang.
Mengenakan pakaian yang didominasi hitam ,mereka terlihat antusias mengikuti jalannya acara.
Raut wajah keceriaan dan penasaran pun terlihat jelas sepanjang pelatihan berlangsung.
Puluhan peserta itu mengikuti seminar terkait Peran Komunitas Teknologi Informasi dan Pencegahan Hoax bagi Talenta Digital di Auditorium Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung.
Kegiatan ini dilaksanakan Komunitas Bangka Techno Hub (Bithub) dalam rangka anniversary ke-3 tahun yang mengundang narasumber berkompeten.
Baca juga: Keberadaaan Eks Karyawati Alfamart Dona Ing yang Kabur Masih Misteri, Ayahnya Takutkan Hal Ini
Baca juga: Berawal dari Iseng, Belasan Pemuda di Pangkalpinang Raup Cuan dari Limbah Kayu
Beberapa diantaranya yakni Ketua Genpro Bangka Belitung Rodi Afriniko, Prakitisi IT Security Mitra Teach Iswandi, Ketua Relawan TIK Bangka Belitung Desty Yani, Ceo dan Founder Banku Dicky Permana.
Sebelum pelaksaan seminar, kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbolis perayaan ulang tahun Komunitas Bithub yang ke-3.
Al Fajri Hulvi selaku Founder Bithub menuturkan Bithub adalah komunitas tidak hanya berperan masyarakat untuk umum saja melainkan berperan terhadap dunia pendidikan.
"Makanya kita adakan di kampus jadi ada peran terhadap dunia pendidikan karena salah satu peran untuk mengembangkan ekosistem digital salah satunya ada peran civitas akademika dan akademisi kampus," ucapnya.
Ia menambahkan tema pencegahan hoax diambil lantaran kerjasama dengan Relawan TIK yang diimplementasikan melalui kegiatan seminar.
Menurut Rodi, munculnya hoax ada karena keberadaan internet sebagai media online membuat informasi yang belum terverifikasi benar dan tidaknya tersebar cepat.
Hanya dalam hitungan detik, suatu peristiwa sudah bisa langsung tersebar dan diakses oleh pengguna internet melalui media sosial.
"Media sosial mengizinkan semua orang untuk dapat bertukar informasi dengan sesama pengguna. Perilaku penggunaan media sosial pada masyarakat Indonesia yang cenderung konsumtif, membuat informasi yang benar dan salah menjadi bercampur aduk," jelas Rodi.
Oleh karena itu, pentingnya peran komunitas teknologi melalui literasi digital.
Peran literasi digital sangat penting, karena mampu membuat berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi masalah yang sedang terjadi.
Literasi digital juga mampu membantu dalam memecahkan masalah, berkomunikasi menjadi lebih lancar, dan juga mampu berkolaborasi dengan lebih banyak orang.
"Literasi digital sendiri dapat diartikan sebagai kecakapan menggunakan media digital dengan beretika dan bertanggungjawab untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi," imbau Rodi.
Baca juga: Prediksi Kemarau Terjadi Bulan Juli hingga Oktober 2022, Begini Ramalan BMKG Pangkalpinang
Baca juga: Penampakan Sapi Presiden RI yang akan Dikurbankan di Provinsi Bangka Belitung, Beratnya Hampir 1 Ton
Selain mengenai pencegahan hoax , para talenta digital juga berkesempatan mendapatkan pengetahuan mengenai peran teknologi bagi pelaku UMKM di mana Kota Pangkalpinang banyak sekali berbagai jenis pelaku usaha.
Untuk itu, sebagai talenta digital diharapkan agar mampu menciptakan suatu produk digital yang berorientasi pada pengembangan UMKM.
Tidak hanya itu para talenta digital juga turut memahami aspek hukum dalam membangun bisnis digital agar mereka mengetahui pentingnya wadah hukum dalam membangun sebuah bisnis digital
"Tujuannya tidak hanya untuk pembelajaran digital saja tapi bisa merangkul atau masuk ke skill lain yang bisa masuk sebagai penunjan IT," kata Rodi.
(Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220703-bithub1.jpg)