Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Rawan Kecelakaan di Ruas Jalan Pangkalpinang-Koba, Anggota Dewan dan Polisi Sebutkan Penyebabnya

Mulyadi menambahkan, dirinya sering melewati jalan yang sering rawan kecelakaan dari Desa Namang ke Desa Guntung.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Novita
kolase Tribunnews.com/Tribun Pekanbaru
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas 

 

 

 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dalam sepekan terakhir, terjadi empat kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Pangkalpinang-Koba, terutama mulai dari Desa Namang sampai Desa Guntung, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung.

Padahal, kondisi asap jalan tersebut bagus dan ini diduga menjadi pemicu pengendara melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga terjadi kecelakaan.

Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Mulyadi, mengatakan, kurangnya rambu lalu lintas di daerah tersebut, sehingga mengakibatkan banyaknya kecelakaan terjadi di daerah yang rawan kecelakaan.

"Penerangan jalan ini masih kurang. Kemudian, ada garis besar batas jalan berwarna putih dan rambu lainnya kurang dipasang. Bukan hanya yang di tengah jalan, tetapi pinggirnya," kata Mulyadi kepada wartawan, Senin (4/7/2022).

Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung dari Dapil Bangka Tengah ini, menambahkan, dirinya sering melewati jalan yang sering rawan kecelakaan dari Desa Namang ke Desa Guntung.

"Kami ini juga sebagai pengguna jalan, sering melewati jalan itu. Memang lampu yang kurang, ditambah karena kondisi jalan lurus, sehingga membuat pengendara ingin gas kendaraannya terus. Akibatnya banyak kejadian kecelakaan di jalan lurus," tuturnya.

Politikus Nasdem ini mengharapkan adanya evaluasi dilakukan oleh pemerintah, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dan instansi terkait lainya.

"Kami dari Dapil Bangka Tengah mengharapkan pemerintah menyampaikan hal ini ke pusat, karena status itu jalan pemerintah pusat. Jangan lagi memakan korban di lokasi itu. Evaluasi dilakukan dari penambahan rambu-rambu jalan," tegasnya.

Mengenai aturan dan rambu-rambu, imbuhnya, perlu ditekankan karena kecelakaan yang terjadi dapat ditekan, tidak hanya pasrah kepada takdir.

"Kalau takdir itu memang dari Yang Maha Kuasa. Tetapi dari kita itu perlu mengantisipasi, seperti memasang rambu-rambu Insyaallah akan berkurang. Terutama untuk jalan lurus yang sering dilewati, karena disitu perlu hati-hati jangan sampai lengah," terangnya.

Sementara itu Kanit 1 Penindakan Pelanggaran Subdit Gakkum, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bangka Belitung, AKP April Yadi, mewakili PS Kasubdit Gakum, Kompol Adnan Kasogi, mengatakan, berdasarkan data, jumlah laka lantas di Babel sebanyak 147 kasus.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved