Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Cuma Modal Rp50 Ribu Bisa Investasi Saham, Kepala BEI Pangkalpinang Gencar Lakukan Edukasi

Fahmi menyebut, ada sekitar 9 juta orang yang berinvestasi saham di seluruh Indonesia dari jumlah penduduk 250 juta.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Novita
Bangkapos.com/Sela Agustika
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Pangkalpinang, Fahmi Al Kahfi (kedua dari kiri) berfoto bersama saat berkunjung ke kantor Bangka Pos, Selasa (5/7/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Setiap orang berpotensi memiliki saham di perusahaan besar sekalipun, seperti PT Timah Tbk, meski hanya dengan modal Rp50 ribu.

Investasi saham tidak harus memiliki banyak uang dulu, asal memahami 3P, yaitu Paham, Punya, Pantau, bagi pemula agar tak kena tipu.

"Kita menyadari investasi saham itu belum familier ya, masih banyak yang takut kalau investasi akan rugi. Hal inilah yang terus kita edukasi," kata Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Pangkalpinang, Fahmi Al Kahfi saat diskusi bersama General Manager Business Bangka Pos Group, Vivi, Manajer Peliputan, Alza Munzi, dan Koordinator Iklan, Fahrian Hidayat, Selasa (5/7/2022).

Fahmi menyebut, ada sekitar 9 juta orang yang ber investasi saham di seluruh Indonesia dari jumlah penduduk 250 juta.

Sementara di Bangka Belitung, ada sekitar 17 ribu orang yang sudah ber investasi saham.

"Angka-angka ini akan terus bertambah seiring semakin pahamnya masyarakat tentang investasi saham," ujarnya.

Menurut Fahmi, investasi saham legal tidak sama dengan bisnis trading yang ujung-ujungnya menipu masyarakat. Lantaran kondisi itulah, Fahmi mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dalam mengenai investasi saham dan BEI bagian dari itu.

"Ayo ber investasi saham, karena tidak rugi kalau kita memahami caranya," ucap Fahmi.

Pada kesempatan itu, General Manager Business Bangka Pos Group, Vivi, menyambut baik kedatangan Fahmi yang bersemangat mengenalkan investasi saham melalui media massa.

"Kita siap menjembatani niat baik itu dan menjadi bagian mitra baik BEI," kata Vivi.

Sementara Manajer Peliputan, Alza Munzi menginginkan BEI Pangkalpinang menggelar pelatihan khusus untuk wartawan, agar memahami peliputan soal saham.

Alza mengatakan, literasi tentang saham dan BEI terkadang diterima masyarakat tidak utuh.

"Sebenarnya mungkin banyak yang mau ber investasi, tetapi kurang mendapat edukasi. Nah di sinilah peran jurnalis terutama yang bergelut di desk ekonomi, mengambil peran itu," kata Alza. ( Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved