Breaking News:

Benarkah Kelainan Seksual Seperti LGBT karena Faktor Kondisi Otak, Ini Penjelasan dr Aisah Dahlan

dr Aisah Dahlan menjelaskan terkait penyimpangan seksual seperti dari (LGTBT) lesbian, gay, biseksual, dan transgender khususnya pada gay.

Penulis: Widodo | Editor: Iwan Satriawan
YouTube Jak Belajar Islam
dr Aisah Dahlan menjelaskan perihal kelauinan seksual 

BANGKAPOS.COM -- dr Aisah Dahlan menjelaskan terkait penyimpangan seksual seperti dari (LGTBT) lesbian, gay, biseksual, dan transgender.

Namun dalam hal ini lebih membahas tentang Gay.

Seorang gay, orientasi seksual atau ketertarikannya sesama jenis yaitu laki-laki bukan wanita.

Demikian diungkapkan olehnya dalam video di kanal YouTube Jak Belajar Islam yang diunggah pada 17 September 2020.

Dia menjelaskan apakah gay merupakan kondisi alami otak laki-laki.

Kata dr Aisah Dahlan, hasrat seksual manusia dikendalikan oleh bagian otak yang disebut dengan hipotalamus. Hipotalamus berada di otak bagian depan.

Ukuran hipotalamus adalah sama bagi masing-masing jenis kelamin. Hipotalamus setiap laki-laki adalah sama, pun dengan hipotalamus setiap perempuan.

Namun, hipotalamus laki-laki adalah dua setengah kali lebih besar dari pada perempuan.

Maka dari itu, hasrat seksualnya lebih besar dari pada perempuan.

Aisah Dahlan menjelaskan, seorang laki-laki yang gay memiliki kecenderungan untuk tertarik secara seksual terhadap laki-laki, bukan kepada wanita.

Maka dari itu, hipotalamusnya menyusut.

"Bukan hipotalamusnya yang menciut lantas dia menjadi gay, bukan.

Tetapi karena dia tiba-tiba mengalami penyimpangan hasrat seksual, yang tadinya kepada wanita lantas berubah menjadi kepada laki-laki, makanya hipotalamusnya menciut. Jangan kebalik," beber dr Aisah Dahlan.

dr Aisah Dahlan menambahkan bahwa gay terjadi karena lingkungan pergaulan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved