Breaking News:

Berita Bangka Barat

Pemkab Bangka Barat akan Kurban 4 Sapi dan 2 Kambing Hasil Sumbangsih ASN dan PHL

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menyalurkan hewan kurban berupa empat ekor sapi dan dua ekor kambing. 

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Bangka Barat, Armizi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menjelang hari Raya Iduladha 1443 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menyalurkan hewan kurban berupa empat ekor sapi dan dua ekor kambing

Demikian yang disampaikan, Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Bangka Barat, Armizi, saat dikonfirmasi, Kamis (7/7/2022). 

Armizi menjelaskan, untuk hewan yang dikurbankan tersebut bersumber dari sumbangsih rekan-rekan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Harian Lepas atau Tenaga Honorer, yang dikumpulkan empat hari yang lalu. 

"Ini semangat kurbannya kawan-kawan ASN yang ada di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Dari dana yang dikumpulkan dapat 4 sapi dan 2 Kambing," ungkap Armizi. 

Baca juga: Kondisi Jalan Miring Truk Bermuatan Kaca di Jalan Ketapang Pangkalpinang Terguling

Baca juga: Isak Tangis Iringi Penghentian Kasus KDRT di Pangkalpinang, Pasutri Berpelukan di Balai Perdamaian

Menurutnya,  uang yang dikumpulkan tersebut berbentuk infaq dan shodaqoh.

Nantinya, daging kurban tersebut akan diberikan kepada pegawai harian lepas (phl) seperti office boy, jaga malam dan cleaning service serta masyarakat sekitar. 

"Dagingnya akan dibagi masyarakat baik baik di lingkungan Pemkab Babar atau di tempat pemotongan, karena kami terima dagingnya saja dipotong di tempat ternaknya di Parittiga," ucapnya. 

Baca juga: Pemprov Bangka Belitung Bakal Berkurban Tiga Ekor Sapi, Pj Gubernur Sumbang Sapi Seberat 350 Kg

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Jenderal Sudirman Belitung, Hantam Tiang Listrik, Satu Korban Tewas

Lanjutnya, untuk kurban di tahun ini tidak ada peningkatan seperti dengan tahun sebelumnya. "Kalau kurban tidak ada peningkatan hampir sama seperti tahun kemarin," ucapnya. 

Sementara itu, untuk juru potong hewan kurban pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait tatacara pemotongan hewan kurban lantaran saat ini hewan kurban banyak terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). 

"Kami sudah sosialisasikan terkait tata cara pemotongan hewan kurban, karena saat ini hewan kurban banyak terpapar PMK," kata Armizi.

(Bangkapos.com/Yuranda) 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved