Berita Bangka Selatan
Antisipasi PMK, Dinas Pertanian Bangka Selatan Ambil Sampel Daging Kurban di 29 Titik
Dengan adanya pengambikan sampel daging sapi dan kambing, masyarakat tidak perlu meraasa waswas lagi daging tersebut layak atau tidak dikonsumsi.
Penulis: Adi Saputra | Editor: Novita
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Di hari pertama penyembelihan hewan kurban, Dinas Pertanian Pangan dan Perikan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan mengambil sampel daging sapi dan kambing di 29 titik.
Pengambilan sampel daging tersebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya daging kurban yang terinfeksi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Dengan adanya pengambikan sampel daging sapi dan kambing, masyarakat tidak perlu meraasa waswas lagi daging tersebut layak atau tidak dikonsumsi.
Kepala Bidang (Kabid) Perternakan Dinas Pertanian Pangan dan Perikan Kabupaten Bangka Selatan, Nuruddin, mengatakan, pihaknya mengambil sampel selama dua hari.
"Untuk hari pertama sudah diambil sampel daging kurban jenis sapi 55 ekor. Sedangkan hewan kurban jenis kambing ada 64 ekor. Itu data pemantauan kemarin namun untuk hari ini," kata Nuruddin kepada Bangkapos.com pesan Whatshap, Senin (11/7/2022).
"Kawan-kawan masih berada di lapangan mengambil sampel yang berkurban hari ini. Sementara itu data masuk ke kita dan nanti akan direkap ulang," imbuhnya.
Sebelum hari pemotongan hewan kurban, pihaknya telah memeriksa hewan, memberikan vitamin, antibiotik, dan memberikan sosialisasi kepada pemilik kandang sapi dan kambing.
"Kami kemarin bersama tim gabungan dari Polres Bangka Selatan, turun langsung sebelum hari lebaran ke peternakan-peternakan sapi maupun kambing. Untuk memastikan hewan yang akan dikurbankan sehat, terutama sudah dikeluarkan surat sehat dari Dinas dengan memberikan label di leher sapi atau kambing," jelasnya
Pengambilan sampel pada hewan kurban, dilaksanakan dari tahap sebelum penyembelihan hingga hewan sudah dipotong pihak panitia.
"Jadi kami mengambil sampel itu bukan langsung dari daging kurbannya, akan tetapi melalui beberapa tahapan. Seperti sebelum hewan dipotong, kami cek bagian gigi dan kuku," imbuh Nuruddin
"Setelah itu, kami baru cek bagian organ dalam hewan meliputi jantung, hati, dan paru-paru. Alhamdulillah hewan yang kami cek kemarin semuanya aman untuk dikonsumsi, serta didistribusikan kepada masyarakat pada Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah," tambahnya
Dinas Pertanian Pangan dan Perikan Kabupaten Bangka Selatan terus berupaya mencegah penularan wabah PMK pada hewan sapi dan kambing.
Seperti dengan memberikan sosialisasi kepada pemilik hewan ternak, terutama memberikan vitamin, antibiotik dan menjaga kebersihan kandang. (Bangkapos.com/Adi Saputra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220711-Dokter-hewan-Dinas-Pertanian-Pangan-dan-Perikanan-Basel-Ambil-Sampel-Daging-Kurban.jpg)