Breaking News:

BPJS Kesehatan Pangkalpinang Perkuat Sinergi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan

BPJS Kesehatan Pangkalpinang Perkuat Sinergi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: M Ismunadi
Ist
BPJS Kesehatan Pangkalpinang Perkuat Sinergi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Lahirnya Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2022 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus mendapat dukungan dari seluruh pihak.

Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur, Abdur Kadir mengatakan pihaknya senantiasa mendukung upaya BPJS Kesehatan dalam menyukseskan Program JKN, salah satunya melalui bantuan dan pertimbangan hukum.

“Kami sudah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan berupa pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain. BPJS Kesehatan dapat mengajukan SKK (Surat Kuasa Khusus) kepada kami untuk memberikan bantuan hukum terkait kewajiban perusahaan mendaftarkan pekerja dalam Program JKN dan melakukan pembayaran iuran,” ucapnya saat pembukaan Forum Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan bersama Kejaksaan Negeri Belitung Timur dan Pemangku Kepentingan terkait di Kabupaten Belitung Timur, Senin (20/6/2022).

Di sisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belitung Timur, Gustav Pilandra menyampaikan mengenai kewajiban pemberi kerja dalam Program JKN dan kontribusi badan usaha terhadap pembangunan kesehatan masyarakat daerah.

“Kami memiliki harapan yang besar kepada seluruh badan usaha untuk dapat compliance dengan regulasi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Penting bagi seluruh perusahaan di Kabupaten Belitung Timur untuk mendaftarkan kepesertaan JKN bagi pekerjanya karena dengan memenuhi kewajiban terhadap pekerja maka kesehatan dan keselamatan kerja menjadi lebih terjamin,” sebutnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung Timur, Mardiana menyebutkan peran dan kontribusi swasta sangat dibutuhkan oleh daerah.

“Saat ini jumlah peserta terdaftar di wilayah Kabupaten Belitung Timur sebanyak 125.230 jiwa dari jumlah penduduk 127.296 atau sebesar 98,38 persen. Kontribusi peserta segmen Pekerja Penerima Upah berada di peringkat ketiga teratas dari total peserta terdaftar merupakan pekerja,” tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan jumlah tersebut ditenggarai masih dapat dioptimalkan mengingat potensi peserta dari badan usaha swasta masih ada yang belum didaftarkan seratus persen baik pekerja maupun anggota keluarganya dan usaha-usaha baru masih terus bermunculan dan tumbuh.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh potensi tersebut dapat digali dan dioptimalkan sehingga hak-hak pekerja termasuk didalamnya jaminan sosial terpenuhi dan jumlah penduduk yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial kesehatan menjadi lebih merata dan meningkat,” tutupnya. (Advertorial)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved