Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jembatan Bahtera Sriwijaya Dibangun, Harga Kebutuhan Pokok di Babel Lebih Murah

Apabila dibangun jembatan Bahtera menjadi alternatif untuk menjadikan murahnya harga barang-barang kebutuhan pokok di Babel.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Tedja Pramana
bangkapos.com
Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Azwari Helmi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Rencana Pembangunan Jembatan Bangka-Sumatera (Bahtera) Sriwijaya hingga saat ini belum diketahui kelanjutanya.

Padahal, pembangunan mega proyek yang masuk dalam program strategis nasional ini digadang- gadang bakal mampu membuat sejumlah harga barang kebutuhan pokok di Babel semakin murah.

Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman periode 2017-2022, bersama Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru pada Kamis (17/9/2020) lalu, telah menyetujui titik lokasi yang bakal dibangun jembatan.

Antara Desa Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan ke Desa Tanjung Tapak Sumatera Selatan dengan panjang jembatan 13,5 KM dan menelan biaya berkisar Rp 15 triliun bersumber dari APBN.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bangka Belitung, Azwari Helmi mengatakan, apabila dibangun jembatan Bahtera menjadi alternatif untuk menjadikan murahnya harga barang-barang kebutuhan pokok di Babel.

"Karena kita ini daerah kepulauan, selalu ketergantung dengan daerah luar. Dari mulai beras, gula, kopi dan lainnya. Tetapi apabila ada jembatan Bahtera mereka bisa langsung melalui jalur darat. Termasuk dari kita, artinya bukan hanya dari luar ke Babel. Tetapi dari Babel ke luar juga bisa," kata Azwari Helmi kepada Bangkapos.com, Rabu (13/7/2022).

Termasuk, kata Helmi apabila masyarakat Babel yang ingin menjual TBS kelapa sawit dan barang pokok lainya langsung dapat dilakukan ke Provinsi Sumatera Selatan.

"Sudah ada jembatan jual buah sawit dapat ke Palembang, karena di dalam Babel ini dijual murah. Siapa tahu dijual ke luar Babel menjadi lebih mahal. Jadi sudah selayaknya jembatan itu dibangun. Kita dari DPRD jelas mendukung," kata Politikus PPP ini.

Helmi juga menyampaikan, untuk tindak lanjut jembatan tersebut saat ini sedang dilakukan proses di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Kita sudah ke Bappenas proyek itu dilanjutkan, tetapi untuk 2024 tidak selesai, belum. Prosesnya masih berjalan, karena banyak sekali pembebasan lahan dilakukan dan lainya masih banyak dilakukan," terangnya.

Ia meyakini, apabila jembatan Bahtera jadi dibangun akan berdampak besar untuk pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung.

"Babel akan tumbuh perekonomiannya, kita tidak lagi seperti terisolir, karena tranportasi darat ke daerah Sumsel lancar," katanya.

Baru Tahapan Pra FS

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Babel diketahui, telah menyelesaikan dokumen Pra Studi Kelayakan Proyek, Feasibility Study (FS) untuk meyakinkan bahwa proyek konstruksi yang diusulkan layak untuk dilaksanakan, baik dari aspek perencanaan dan perancangan.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved