Breaking News:

Komitmen DPRD Bangka Barat Tingkatkan Kualitas Layanan Program JKN Bersama BPJS Kesehatan

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bangka Barat, Apandi berkomitmen mendukung penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: M Ismunadi
Ist
Kunjungan Kerja Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Senin (27/6/2022).  

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakil Ketua Komisi I DPRD Bangka Barat, Apandi mengungkapkan pihaknya berkomitmen dalam mendukung penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Apandi mengatakan, pihaknya senantiasa membangun kolaborasi dan memperkuat sinergi dengan seluruh pihak, khususnya BPJS Kesehatan untuk melindungi seluruh masyarakatnya ke dalam Program JKN.

"Per 1 Juni 2021, Kabupaten Bangka Barat telah mencapai UHC dengan mengintegrasikan jaminan kesehatan ke dalam Program JKN yang meliputi 6 kecamatan, 6 kelurahan dan 60 desa. Kami juga terus mendukung peningkatan kualitas layanan JKN di Kabupaten Bangka Barat," ujar Apandi dalam Kunjungan Kerja Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Senin (27/6/2022). 

Dirinya mengatakan pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Bangka Barat.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menjamin kesehatan masyarakat sehingga seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala berarti.

Sementara itu, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Sulaiman Martawinata mengatakan bahwa hingga Juni 2022, kepesertaan JKN di Kabupaten Bangka Barat telah mencapai 99,05 persen. 

Adapun distribusi peserta JKN di Kabupaten Bangka Barat berdasarkan segmentasi kepesertaan antara lain PBI APBD sebanyak 74.726 jiwa, PBI APBN sebanyak 52.440 jiwa, PBPU sebanyak 40,488 jiwa, PPU sebanyak 34.427 jiwa dan BP sebanyak 2.203 jiwa dengan total kepesertaan mencapai 204.284 jiwa penduduk Kabupaten Bangka Barat.

“Kami mengapresiasi Kabupaten Bangka Barat yang telah mengintegrasikan jaminan kesehatan kedalam Program JKN yang hingga Juni 2022, cakupan kepesertaan telah mencapai 99,05 persen penduduk yang telah terlindungi program jaminan kesehatan nasional,” sebut Sulaiman.  

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN membutuhkan dukungan dan sinergi dengan berbagai stakeholder agar pelaksanaan Program JKN dapat berjalan dengan baik.

"Kami mendukung penyedia fasilitas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan fasilitas kesehatan. Kami juga melakukan koordinasi ke pemerintah daerah untuk sinergi dalam hal implementasi Program JKN sehingga diharapkan pelaksanaan JKN dapat berjalan secara optimal di Kabupaten Bangka Barat," tutupnya. (Advertorial)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved