Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tahun Ajaran Baru, Ketua PGRI Babel: Kurikulum Merdeka Bangun Semangat Belajar Siswa

Program merdeka belajar, merdeka mengajar, dan pelaksanaan atau implementasi Kurikulum Merdeka bisa membangkitkan semangat belajar para siswa.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Bangka Belitung Dra SR Kunlistiani. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tahun ajaran baru 2022 bagi peserta didik baru secara umum dilaksanakan mulai pertengahan bulan Juli 2022 ini.

Sementara itu, secara umum di Bangka Belitung akan mulai tanggal 18 Juli 2022 yang dengan ditandai adanya pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, selama antara tiga sampai empat hari.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bangka Belitung (Babel), Dra SR Kunlistiani menyemangati para siswa dalam menempuh pendidikan.

Menurutnya, program merdeka belajar, merdeka mengajar, dan pelaksanaan atau implementasi Kurikulum Merdeka bisa membangkitkan semangat belajar para siswa.

"Semoga dengan implementasi Kurikulum Merdeka ini semangat belajar, dan potensi siswa dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal, bapak dan ibu guru terus membangun sinergi dengan para orangtua untuk mendampingi para murid dengan baik," ujar Kunlistiani, Rabu (13/7/2022).

Dia menjelaskan, setiap sekolah punya kegiatan yang intinya mengenalkan sekolah dengan segala budaya yang dimiliki sekolah, membangun karakter yang berbasis profil Pancasila, dan program pencegahan penggunaan obat obat terlarang bekerja sama dengan BNN.

"Pendidikan tidak membedakan orang mampu, tidak mampu atau kurang berkecukupan, karena sebenarnya dunia pendidikan memiliki tujuan membantu murid untuk mencapai keberhasilan dan kebahagia," katanya.

Kunlistiani menyakini bahwa setiap siswa memiliki potensi, guru hanya menuntun dan membimbingnya. Jadi jangan pernah ada perlakuan yang membeda bedakan antara satu murid dengan murid yang lainnya.

"PGRI terus akan mengawal. Pesan saya ayo kita pahami apa artinya merdeka belajar dan merdeka mengajar, ingat semua siswa memiliki potensi , guru berkewajiban menuntun, membimbing, mengarahkan dan agar potensi yang dimiliki oleh para murid dapat berkembang maksimal," katanya.

Guru harus dapat mewujudkan dan melaksanakan trilogi pendidikan , Ing Ngarsa sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved