Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Alasan Tarif Lebih Murah dan Terjangkau, Bikin Penginapan Non Hotel di Pangkalpinang Banyak Diminati

Lantaran harganya yang memang lebih terjangkau, penginapan yang tergabung dengan jejaring OYO itu rupanya jadi pilihan banyak oran.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Novita
bangkapos.com / Sela Agustika
Ilustrasi kamar penginapan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penginapan non- hotel rupanya kian diminati wisatawan saat ini, baik wisatawan luar maupun lokal.

Saat ini, hotel- hotel dan akomodasi yang tergabung dengan jaringan OYO, misalnya, juga terus mengalami peningkatan.

OYO hadir dengan penawaran harga yang terjangkau, tetapi dengan kualitas yang sangat baik.

Selain itu, jaringan OYO juga sudah mulai menjamur hampir di seluruh kota di Indonesia, demikian juga di Pangkalpinang. Papan nama OYO berwarna merah itu sering dijumpai di Kota Beribu Senyuman ini.

Lantaran harganya yang memang lebih terjangkau, penginapan yang tergabung dengan jejaring OYO itu rupanya jadi pilihan banyak orang.

Chrisna, seorang warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan itu ia kerap kali menginap di penginapan yang tergabung dengan OYO atau RedDoorz saat datang ke Pangkalpinang.

Apalagi ia datang tidak seorang diri, tapi beserta keluarga-keluarganya.

"Kalau mau nginap di hotel yang agak besar itu lumayan kan. Kalau di penginapan hanya Rp100 - Rp150 ribu aja per malamnya. Lumayan murah, terus fasilitasnya tidak jauh beda lah sama hotel bintang," kata Chrisna kepada Bangkapos.com, Jumat (15/7/2022).

Dia menyebut, tarif hotel bintang yang sudah terkenal di Kota Pangkalpinang masih tinggi sehingga membuatnya keberatan.

"Nantilah kalau ada momen baru ke hotel bintang yang sudah terkenal. Tapi untuk kami yang hanya petani mau main ke kota ini, cukup di penginapan aja. Kasurnya mungkin yang beda kurang empuk seperti kasur hotel," tuturnya.

Senada dengan Chrisna, Anzullah, warga Kota Bandung sempat menginap di sebuah penginapan yang termasuk dalam jejaring OYO di Pangkalpinang ini, mengaku sebab harganya lebih terjangkau ia lebih memilih menginap di penginaoan yang tergabung dalam jejaring OYO.

"Kebetulan lagi ada kerjaan di Pangkalpinang. Kkalau untuk akomodasi menginap di hotel bujetnya lebih mahal. Nah kalau hotel non bintang yang tergabung dengan OYO, harganya lebih terjangkau," sebutnya.

Dari segi fasilitas, kata Anzullah, penginapan atau hotel non bintang tidak terlalu berbeda jauh dengan hotel bintang.

"Mungkin sama ya, tipe kamarnya sama, tipe kasur sama, kadang ada juga wifi, ada Ac juga sama. Tapi ya memang lebih bagus hotel bintang jelas, tapi kita pilih yang terjangkau saja," ucapnya.

Sementara, Ella, warga Kota Sungailiat, lebih memilih menginap di hotel. Dia kerap mengajak anak-anaknya untuk berenang bersama dan menghabiskan hari libur.

"Kalau bisa disebut ada harga, ada barang lah ya. Hotel harganya tinggi tapi fasilitasnya banyak dan baik. Penginapan oke juga, sesuai dengan harganya juga," ujar Ela. ( Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved