Breaking News:

Berita Bangka Barat

Minimalisir Korban Bencana Alam, BPBD Bangka Barat Edukasi Kebencanaan ke Satuan Pendidikan

BPBD Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mengedukasi masyarakat terkait penanganan bencana.

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Ist/BPBD Bangka Barat
BPBD Bangka Barat menggelar kegiatan SPAB ke siswa-siswi di SDN 10 Muntok dan MAN 1 Muntok. Selama empat hari dimulai tanggal Rabu 13 sampai Sabtu 16 Juli 2022. Foto diambil pada Sabtu (16/7/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mengedukasi masyarakat terkait penanganan bencana.

Pencegahan dalam penanggulangan bencana saat ini menjadi hal yang perlu dilakukan secara masiv  untuk meminimalisir dampak bencana baik korban jiwa maupun materi.

Kegiatan ini menyasar ke sekolah-sekolah yang berada di lokasi rawan bencana, di antaranya SD 10 dan MAN 1 Muntok.

Langkah ini diambil guna mengedukasi melalui kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

"Bimbingan teknis SPAB oleh Direktur Mitigasi BNPB dilakukan di Hotel Pasadena pada 13-16 Juli 2022. Kemudian dilanjutkan simulasi penanganan bencana di SD 10 Muntok dan MAN 1 Muntok, " kata Kepala BPBD Bangka Barat, Achmad Nursandi, Senin (18/7/2022).

Baca juga: Awas ! Peredaran Narkoba dari Balik Jeruji Besi, Bandar Narkoba Sembunyikan Ponsel di Closet Tahanan

Baca juga: Cegah Bullying di Sekolah, Kadindik Bangka Selatan minta Guru Awasi Prilaku Peserta Didik

Baca juga: LC Karoke di Belitung Tewas Dibunuh Pengunjung Pria, Tubuh Pemandu Lagu Ini Penuh Luka Tusukan

Kata Sandi, pihaknya juga memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memberikan informasi seputar penanganan bencana kepada anak-anak sekolah.

"Implementasi SPAB disampaikan sesuaikan dengan penerima materi dengan video atau permainan yang bisa memacu anak-anak untuk interaktif dalam pengenalan materi kebencanaan," ungkap Sandy.

BPBD Bangka Barat menggelar kegiatan SPAB ke siswa-siswi di SDN 10 Muntok dan MAN 1 Muntok. Selama empat hari dimulai tanggal Rabu 13 sampai Sabtu 16 Juli 2022. Foto diambil pada Sabtu (16/7/2022)
BPBD Bangka Barat menggelar kegiatan SPAB ke siswa-siswi di SDN 10 Muntok dan MAN 1 Muntok. Selama empat hari dimulai tanggal Rabu 13 sampai Sabtu 16 Juli 2022. Foto diambil pada Sabtu (16/7/2022) (Ist/BPBD Bangka Barat)

Dia berharap siswa-siswi yang mengikuti kegiatan SPAB dapat mengaplikasikan pengetahuannya terkait penanggulangan bencana ke lingkungan terdekat.

"Keberhasilan penanggulangan bencana dimulai dari pengurangan resiko bencana dari diri sendiri dan sejak usia dini khususnya anak-anak di sekolah karena mereka diharapkan bisa mentransfer ilmu kebencanaan kepada keluarga di rumah, kata Sandy.

Diketahui, BPBD Bangka Barat sudah menetapkan sebanyak 30 titik rawan bencana alam. Di antaranya yakni 15 titik rawan banjir dan rob, dan sisanya ancaman angin puting beliung, sambaran petir dan gempa bumi.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved