Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Prediksi Investasi di Pangkalpinang Tahun 2022 Melejit, Kini Sudah Terealisasi Rp171 Miliar

Target nilai investasi tahun 2022 sebesar Rp600 miliar dan target realisasi investasi 2022 sebesar Rp400 miliar.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Tedja Pramana
bangkapos.com
Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang Yan Rizana. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang nampaknya memprediksi investasi di kota beribu senyuman ini bakal melejit dibandingkan tahun 2021 lalu.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Yan Rizana menyebut, pada periode triwulan I tahun 2022, realisasi investasi di Kota Pangkalpinang sudah membukukan nilai Rp171 Miliar.

Sementara kata Yan, target nilai investasi tahun 2022 sebesar Rp600 miliar dan target realisasi investasi 2022 sebesar Rp400 miliar.

"Pemkot Pangkalpinang optimis investasi tahun ini akan melebihi tahun lalu, kami usahakan terus meningkat. Pada bulan Juni ini saja sudah melebihi target tentu hingga akhir tahun nanti akan terus meningkat," ujar Yan Rizana kepada Bangkapos.com, Senin (18/7/2022).

Meskipun target investasi sudah tercapai bahkan lebih tiga kali lipat, Yan mengatakan pihaknya akan tetap mengajar investor masuk kota Pangkalpinang sebanyak-banyaknya.

Menurutnya, realisasi investasi year to year triwulan I, ada pergerakan ke arah positif pada angka Rp157 Miliar dibandingkan triwulan I tahun 2021 lalu.

"Kita harus tetap kejar investor masuk ke Kota Pangkalpinang sebanyak-banyaknya. Untuk nilai investasikan orang yang merencanakan untuk ber investasi dikita semoga saja kita doakan akan banyak lagi yang baru nantinya, kami tetap bekerja keras bahkan melebihi tahun kemarin jumlahnya," sebutnya.

Dia menyampaikan, inovasi untuk kemudahan investasi terus dilakukan di Kota Pangkalpinang salah satunya dengan pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal yang telah ada peraturan daerah dan peraturan Wali kotanya.

"Kami juga terus memperbaiki sarana dan prasarana perizinan demi kenyamanan investor. Semua izin mudah, asalkan bisa memenuhi persyaratan yang diminta oleh sistem (OSSRBA)," tuturnya.

Tak hanya itu, menurutnya memperbaiki SOP perizinan juga sangat penting sehingga sinkron dengan regulasi diatasnya juga hal penting yang harus dilakukan.

"Memperbanyak SDM berkualitas untuk mendukung teknis di lapangan, memperbaiki sarana dan prasarana perizinan, meningkatkan kan kualitas pengawasan dan pengendalian yang terintegrasi dengan stakeholder, sangat penting untuk pencapaian target tersebut," ujarnya.

Pihaknya juga akan melaksanakan kemudahan investasi dan pemberian insentif untuk investor pertriwulan ketiga 2021.

"Menerapkan SOP yang lebih efektif, menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai dalam proses perizinan. Melaksanakan tandatangan elektronik diizin non kemersial dan komersial, mengoptimalkan fungsi pengawasan dan pengendalian yang terintegrasi, dan banyak lagi yang bisa kita lakukan," tegasnya

Diakuinya, sistem Online Single Submission (OSS) saatnini sangat efektif untuk memudahkan investasi di Kota Pangkalpinang.

Hanya saja, kata Yan kendala yang kerap kali ditemui adalah masalah penggunaan e-mail terutama UMKM yang belum memiliki email dan NPWP.

"Selebihnya tidak ada masalah, hanya kadang migrasi dari OSS ke OSSRBA dimana KBLI belum disesuaikan dengan KBLI yang terbaru pada OSSRBA sehingga harus merubah data AHU pada Kemenkumham," jelasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved