Breaking News:

BERANI, Wali Kota Ini Akan Skors dan Denda 6 Bulan Gaji PNS yang Tak Ramah Layani Masyarakat

BERANI, Wali Kota Ini Akan Skors dan Denda 6 Bulan Gaji PNS yang Tak Ramah Layani Masyarakat

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
kompas.com
Walikota Ini Bakal Denda enam Bulan Gaji dan Skors PNS yang tak Ramah Layani Masyarakat 

BANGKAPOS.COM----Sebuah kebijakan terbilang berani dilakukan oleh seorang  Wali Kota di Filipina.

Bagaimana tidak, Walikota bernama Aristoteles Aguirre ini menerapkan "kebijakan senyum" setelah dirinya dilantik sebagai wali Kota Mulanay Di Provinsi Quezon, dikutip dari Kosmo, Selasa (17/7/2022).

BERANI, Wali Kota Ini Akan Skors dan Denda 6 Bulan Gaji PNS yang Tak Ramah Layani Masyarakat

Apabila tidak menerapkan kebijakan ini, PNS yang bersangkutan akan berisiko mendapatkan skors atau denda enam bulan gaji.

Kebijakan ini harus diterapkan seluruh PNS ketika melayani masyarakat.

Intinya Para PNS di lingkungan pemerintahnya harus melayani masyarakat dengan ramah.

Apabila tidak, maka PNS yang bersangkutan siap-siap menghadapi risiko didenda.

Sanksinya juga tidak main-main akan didenda dengan gaji enam bulan atau diskors.

Langkah yang dilakukan oleh Aristoteles Aguirre ini dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan tingkat pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Kebijakan ini harus diterapkan ketika melayani masyarakat.

Untuk memberikan keikhlasan dengan menunjukkan rasa tenang dan suasana yang bersahabat,” ungkap Aguirre.

Aguirre mengatakan, langkah ini diambil sebagai tanggapan atas keluhan dari penduduk setempat.

Sebagian besar dari mereka yang berprofesi sebagai petani dan nelayan mengeluhkan perlakuan tidak ramah dari staf kota setiap kali mereka pergi membayar pajak atau mencari bantuan.

Warga Protes PNS di Filipina Tak Ramah Melayani MAsyarakat, Wali Kota Turun Tangan Bakal Berikan Denda
Warga Protes PNS di Filipina Tak Ramah Melayani MAsyarakat, Wali Kota Turun Tangan Bakal Berikan Denda (Facebook Kuya Aris Aguirre)

Untuk diketahui, para warga desa bahkan perlu berjalan selama satu jam dari tempat tinggalnya yang terpencil untuk ke kota, tapi sesampainya di sana mereka malah tak diperlakukan dengan baik.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved