Breaking News:

Berita Bangka Barat

DKUP Bangka Barat Bakal Bimbing Pelaku UMKM untuk Pasarkan dan Kemasan Produk

Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Perindustrian (DKUP), Kabupaten Bangka Barat (Babar) bakal membantu ribuan pelaku UMKM

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan Perindustrian, Kabupaten Bangka Barat (Babar) Aidi memegang produk UMKM yang siap dipasarkan, Selasa (19/7/2022)(Bangkapos.com/Yuranda) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Perindustrian (DKUP), Kabupaten Bangka Barat (Babar) bakal membantu ribuan pelaku UMKM memasarkan dan pengemasan produknya hingga laku di pasaran.

Bantuan yang bakal dilakukan berupa pelatihan cara pemesanan dan pengemasan supaya produk yang ditawarkan lebih menarik pembeli dan bisa di kirim ke luar Pulau Bangka.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan Perindustrian, Kabupaten Bangka Barat (Babar) Aidi mengatakan, sekitar tiga ribu pelaku UMKM bakal dibimbing melalui pelatihan.

"Kami akan bimbingan mulai dari pengemasan hingga pemasarannya. Kami juga meminta mereka untuk berinovasi jangan rumit-rumit produk apa yang banyak di desa itu dan dekat, itulah yang dikembangkan," kaya Aidi, kepada Bangkapos.com, Selasa (19/7/2022).

Sementara itu, sejak pelatihan yang digelar sekitar beberapa waktu lalu menghasilkan 40 UMKM yang sudah menghasilkan produknya dan siap di pasarkan.

Untuk pemasangan, pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk pemasaran produk UMKM di titik wisata yang ada di Bangka Barat.

"Ke depan ada beberapa kawasan yang cocok untuk pemasaran produk UMKM. Mereka ingin menjual produknya di pintu masuk Menumbing. Nanti akan kami buat sebuah centra UMKM yang isinya produk lokal semua dan dijual di sana," katanya.

Sedangkan, kalau dipasaran melalui internet sudah dilakukan, ada beberapa produk sudah masuk di market place. Namun, para UMKM ini masih terkendala belum ada dengan logo halalnya.

"Kami akan mendorong pelaku UMKM ini bisa menerapkan logo halal di produk mereka. Kalau lebih mendominasi makanan kemasan jenis keripik seperti pisang dan umbi-umbian," ucapnya.

Ia juga menyarankan, untuk pelaku UMKM yang masih terkendala modal, bisa mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Untuk persyaratannya juga muda apalagi ada rekomendasi dari dinas. (Bangkapos.com/Yuranda)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved