Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wisuda 99 Mahasiswa UBB, Rektor Berpesan Alumni Dapat Memanfaatkan Peluang

Usai momentum pemindahan kuncir, para wisudawan diarahkan menuju photo booth yang telah disediakan untuk mengabadikan momentum bersama kedua orangtua.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Tedja Pramana
Istimewa/Humas UBB
Prosesi Pelaksanaan wisuda angkatan XXV Universitas Bangka Belitung yang di gelar di ruang aula Gedung Rektorat Kampus Peradaban Universitas Bangka Belitung, Selasa (19/7/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pelaksanaan Wisuda XXV Tahun 2022 yang digelar dengan konsep walk thru di ruang aula Gedung Rektorat Kampus Peradaban Universitas Bangka Belitung (UBB) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Selasa (19/7/2022).

Sistem prosesi wisuda yang dilakukan secara bergilir dimulai dari lulusan terbaik hingga per setiap fakultas ini didampingi langsung para wali atau orangtua.

Tidak berlama-lama, usai momentum pemindahan kuncir, para wisudawan diarahkan menuju photo booth yang telah disediakan untuk mengabadikan momentum bersama kedua orangtua.

Berbeda dari sebelumnya, pada tahun 2022 dan seterusnya pelaksanaan wisuda akan dilakukan sebanyak tiga kali yakni pada bulan Maret, Juli dan November 2022.

Tepatnya hari ini menjadi pelaksanaan wisuda tahap dua yang digelar pada tahun 2022 yang diikuti sebanyak 99 wisudawan yamg terdiri dari berbagai fakultas diantaranya 28 orang dari Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi (FPPB), 26 orang dari Fakultas ekonomi, 9 orang dari FISIP, 17 orang Fakultas Hukum, 1 orang Sastra Inggris dan 18 orang dari Fakultas Teknik.

Adapun lima lulusan terbaik dengan nilai tertinggi, Kasifa Indrawati, jurusan Akuntansi (IPK 3,90), Ari jurusn Biologi (IPK 3,82), Veni Rosalina jurusan hukum (IPK 3,82), Jekki Tummanger jurusan Ilmu Politik (IPK 3,79) dan Salsabila Cahaya Putri jurusan Teknik Sipil (IPK 3,53).

Rektor Universitas Bangka Belitung, Dr Ibrahim turut mengucapkan selamat atas kelulusan para wisudawan yang telah berjuang melewati proses demi proses, yang mana kelulusan ini sebagai bukti kerja keras dan dedikasi yang diselingi usaha dan doa.

Dikatakan Dr Ibrahim, Pelaksanaan wisuda yang digelar memang berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar sebanyak tiga kali. Hal ini menurutnya menjadi upaya untuk mendorong tingkat kelulusan para mahasiswa.

"Periode wisuda ke XXV ini yang kedua, Kami harap dengan tiga kali wisuda, mudah-mudahan akan lebih maksimal karena masa tunggu mahasiswa untuk wisuda akan lebih pendek dan ini akan mendorong tingkat kelulusan semakin baik," ujar Ibrahim kepada Bangkapos.com, Selasa (19/7/2022).

Melalui Program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM) ini Ia berharap profil lulusan atau alumni lebih adaptif sehingga dapat bertransformasi dan memanfaatkan peluang serta tidak mematok pekerjaan sesuai ilmu kejuruan.

"Pertama kami melihat perubahan ini begitu cepat karena itu kita harap alumni harus lues dan fleksibel, jangan terlalu mematok pekerjaan sesuai ilmu karena saat ini dunia sudah fleksibel sehingga harus bisa menangkap peluang tersedia. Jangan khawatir jika ada alumni yang tidak bisa bekerja sesuai jurusan dan tidak masalah, justru lebih baik ketika kita bisa memanfaatkan peluang yang ada," ungkap Ibrahim.

Diketahui saat ini UBB telah meluluskan kurang lebih sebanyak 6.634 wisudawan yang tersebar di 20 program studi.

Bahkan untuk mempermudah para lulusan, pihaknya turut bertranformasi dengan menyediakan ijazah dokumen dan digital kepada para lulusan.

" Wisudawan periode 25 dan 26 menggunakan doubel cover ijazah, ini juga mendorong kemudahan bagi pemengang ijazah. Dan nanti kedepannya pada tahun 2023 kita hanya akan mengunakan ijazah digital yang lebih mudah dan bisa langsung dicek keasliannya," tutur Ibrahim.

Sementara itu pada kesempatan ini, pihak Rektor beserta dosen jurusan terkait turut memberikan apresiasi kepada salah satu orangtua wisudawati Nanda Cardilla Putri yang telah meninggal dunia untuk menerima langsung ijazah sang almarhumah putrinya yang meninggal dunia karena sakit.

Menurut Ibrahim, Undangan kepada kedua orangtua siswa untuk menerima ijazah ini tak lain untuk bisa menikmati perjuangan sang anak selama masa kuliah.

"Harapannya meski tidak membersamai sang anak wisuda, namun orangtua bisa menikmati hasil perjuangan anak dan ini bisa dipegang orangtua. Tentunya tadi parut suasana haru, dan kami berharap yang bersangkutan (almarhum) diterima di sisi Allah," ujarnya.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved