Breaking News:

Berita Bangka Barat

Hampir Sebulan Nihil Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat

Guna mengantisipasi terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangka Barat, pihaknya bersama Dinkes dan Polres gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Penulis: Yuranda | Editor: Novita
Bangkapos.com/Yuranda
Kasatgas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala BPBD Bangka Barat Achmad Nursandi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasus pasien terpapar virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat nihil sejak 12 Juli 2022 lalu hingga kini.

Berdasarkan data yang diterima Bangkapos.com, kasus Covid-19 terakhir di Bangka Barat tercatat, 7056 kasus terkonfirmasi, 160 pasein meninggal, dan sembuh 6896 pasein, semester isolasi nihil.

Kasatgas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Barat, Achmad Nursandi, mengatakan, sejak 12 Juli 2022 hingga sekarang, tidak ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Babar.

"Alhamdulillah tidak ada penambahan atau nihil pasein terpapar virus corona saat ini. Jika ada terkonfirmasi positif penanganan lihat kondisi yang bersangkutan, kami tetap standby untuk hal ini," kata Achmad Nursandi saat dikonfirmasi, Jumat (22/7/2022).

Jika ada pasien terkonfirmasi positif penanganan pasien pun berdasarkan Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 Tentang Pencegahan Dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron (B.1.1.529).

Sementara itu, untuk mengantisipasi terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat, pihaknya bersama Dinas Kesehatan, dan Polres Bangka Barat gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19.

"Kami terus lakukan vaksinasi Covid-19 jenis booster. Tim Dinkes dan Polres Bangka Barat setiap hari hingga malam membuka gerai. Saat ini capaian vaksinasi booster sudah 28,47 persen," ujarnya.

Peningkatan vaksinasi Covid-19 jenis booster ini, lantaran adanya kebijakan yang menetapkan setiap penumpang menggunakan jasa penyeberangan di Angkutan Sungai Danau dan Penyebreangan (ASDP) Pelabuhan Tanjung Kalian, wajib vaksinasi booster.

"Iya peningkatan vaksinasi Covid-19 ada pengaruhnya sejak penetapan penumpang di pelabuhan wajib vaksinasi booster, untuk mengejar target 30 persen oleh pemerintah pusat," ucapnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved