Breaking News:

Demi Bisa Hidup Bersama Selingkuhan, Pria Ini Rencanakan Pembunuhan Istri, Begini Nasibnya

Kopda Muslimin melakukan penembakan terhadap istrinya dengan menyewa empat pembunuh bayaran dengan imbalan Rp 120 juta

Editor: Evan Saputra

BANGKAPOS.COM - Demi Bisa Hidup Bersama Selingkuhan, Pria Ini Rencanakan Pembunuhan Istri, Begini Nasibnya

Kasus penembakan yang dialami Rini Wulandari yang terjadi di depan rumahnya Perumahan Banyumanik Kota Semarang, Jawa Tengah, ternyata didalangi suaminya sendiri yakni Kopda Muslimin.

Hal itu dilakukannya demi dapat hidup bersama dengan selingkuhannya berinisial W.

Kopda Muslimin melakukan penembakan terhadap istrinya dengan menyewa empat pembunuh bayaran dengan imbalan Rp 120 juta.

Ternyata, aksi pembunuhan Kopda Muslimin terhadap istrinya sudah dilakukan sebanyak empat kali.

"Sebulan yang lalu, Babi (Sugiyono) diperintahkan untuk meracun (korban) menggunakan air kecubung, menculik, kemudian mencuri dengan target istrinya (Kopda Muslimin) mati. Ketiga santet," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi, dikutip dari Tribunnews.com.

Meski demikian, polisi masih belum bisa memastikan kebenaran pernyataan tersebut karena sampai saat ini Kopda Muslimin masih belum ditemukan alias buron.

"Perencanaan ( pembunuhan) ini muncul sebelum eksekusi dilakukan dengan menyiapkan senjata, rapat mematangkan rencana, dan membuntuti korban," ujarnya.

Sewa pembunuh bayaran Rp 120 juta

Setelah penembakan tersebut, Kopda Muslimin menemui para eksekutor dan mebyara mereka.

"Ada uang Rp 120 juta untuk kompensasi kepada para pelaku," ujarnya.

Transaksi tersebut dilakukan di sebuah minimarket di samping Rumah Sakit Hermina di Banyumanik, Semarang, tempat istrinya dirawat.

"Mereka mendapatkan upah Rp 120 juta. Sekitar pukul 20.00 WIB diketahui Kopda Muslimin kabur dan belum ditemukan sampai sekarang," katanya.

Ajak selingkuhan kabur

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved