Breaking News:

Berita Kriminalitas

Jual Property di Tanah yang Belum Lunas, Reza Diadili, Klaim Kasusnya Ranah Perdata

Terdakwa Reza Eka Apriliyanto alias Reza, meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Kelas 1A Pangkalpinang

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat memeriksa perkara Reza, terkait kepemilikan tanah, Selasa (02/08/2022) di Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Kelas 1A Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Terdakwa Reza Eka Apriliyanto alias Reza, meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Kelas 1A Pangkalpinang, menjatuhkan vonis bebas kepada dirinya.

Pasalnya, Reza menilai kasus yang menjerat dirinya masuk ke dalam ranah hukum perdata, bukan pidana.

Hal ini diungkapkan, Reza di sidang dengan agenda pembacaan pledoi atau nota pembelaan di Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Kelas 1A Pangkalpinang, Selasa (2/7/2022).

"Kepada majelis hakim yang terhormat, dalam kasus ini saya minta dibebaskan, karena kasus yang menjerat saya ini ranahnya  perdata bukan pidana. Saya sudah membayar pembelian ke pemilik tanah sebesar Rp100 juta," kata Reza, secara virtual.

Reza juga mengklaim dirinya bertanggung jawab atas hak hak konsumen yang membeli property rumah tersebut.

Selain itu, Reza juga menyebut dirinya merupakan tulang punggung keluarga.

"Saya juga bertanggung jawab atas hak-hak konsumen yang menanti sampai saat ini. Saya juga tulang punggung keluarga yang mulia," bebernya.

Baca juga: Dua Bulan Dona Ing Eks Karyawati Alfamart Kabur, Keluarga Cabut Laporan Orang Hilang

Baca juga: Ketua DPRD Basel Sidak di RSUD, Menindaklanjuti Keluhan Masyarakat

Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Retni tetap pada tuntutan mereka.

JPU menganggap proses jual beli yang dilakukan Reza melanggar aturan.

"Kami tetap pada tuntutan, karena harus ada IMB dan sertifikat atas nama pengembang, sehingga sebelumnya syarat itu dipenuhi belum bisa dijual belikan," tegas Retni.

Sebelumnya, pada Februari 2019  bertempat di jalan Sriwijaya Kecamatan Girimaya, persisnya di belakang Dinas lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Reza menjual satuan lingkungan perumahan atau lisiba yang belum menyelesaikan status hak atas tanah sebagaimana dimaksud dalam pasal 137 (setiap orang dilarang menjual satuan lingkungan perumahan atau lisiba yang belum menyelesaikan status hak atas tanahnya).

Awalnya, terdakwa Reza selaku Direktur PT Diza Jaya Mandiri Propertindo yang berdiri sejak tanggal 8 Februari 2017 memiliki usaha bergerak dibidang penjualan property atau sebagai pengembang/developer perumahan dan kavling tanah siap bangun.

Terdakwa telah membeli lahan seluas 3.104 m2 berbentuk hamparan luas berlokasi di Jln. Sriwijaya Kecamatan Girimaya Belakang Dinas lingkungan Hidup dari saksi Tuni dengan harga Rp500 juta.

Dari transaksi tersebut terdakwa baru melakukan pembayaran uang muka sebesar Rp40 juta.

Baca juga: Enam Calon Anggota Bawaslu Babel Lolos Tes Kesehatan dan Wawancara

Baca juga: Kabar Baik, Pemerintah Buka Penerimaan CPNS dan PPPK 2022 Sebanyak 1.086.128.orang Ini Syaratnya

Selanjutnya Januari tahun 2019 tanah tersebut oleh terdakwa Reza dipasang batas-batas ukuran (7x13m2) disediakan jalan, serta dibuat saluran air (drainase) sehingga berbentuk Lisiba (lingkungan siap bangun).

Lalu terdakwa mulai membangun unit-unit rumah komersil yang diberi nama perusahan Diza Residence dengan site plan pembangunan sebanyak 42 unit luas bangunan 6x6 dengan type 36.

kemudian terdakwa  memasarkannya melalui brosur penjualan rumah hunian bernama “Diza Residence”, dan juga melalui media sosial, elektronik (facebook), padahal terhadap lahan seluas 3.104 m2 berbentuk hamparan luas berlokasi tersebut dibeli dari saksi Tuni status hak atas tanahnya belum diselesaikan karena terdakwa belum membayar lunas pembelian tanah milik Tuni.

Selain itu, site plan belum disahkan oleh dinas PU Pangkalpinang serta tidak memiliki izin Mendirikan Bangunan (IMB).

( Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved