Breaking News:

Berita Bangka Barat

Gapoktan Keluhkan Pencabutan Pupuk Subsidi untuk Petani, Pemerintah Seakan-akan Bunuh Kami

Sejumlah petani kelapa sawit, karet dan lada di Kabupaten Bangka Barat mengeluhkan lantaran pupuk subsidi dicabut oleh Pemerintah Pusat.

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Sopian 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah petani kelapa sawit, karet dan lada di Kabupaten Bangka Barat mengeluhkan lantaran pupuk subsidi dicabut oleh Pemerintah Pusat.

Ditambahkan lagi, pupuk nonsubsidi harga meroket. 

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Sopian mengatakan para petani di Bangka Barat sebagai besar mengandalkan dan bergantung dengan pupuk subsidi

Dikatakan olehnya, dengan kondisi pupuk subsidi ini membuat para petani merasa resah. Pasalnya, untuk membeli pupuk nonsubsidi subsidi terlalu berat. 

"Sangat meresahkan lah. Karena kami mengandalkan pupuk subsidi, sedangkan untuk nonsubsidi seperti kami tidak mampu membelinya karena harganya sangat lumayan. Ini seakan-akan pemerintah bunuh kami," keluh Sopian, Rabu (3/8/2022) kepada Bangkapos.com.

Baca juga: Breaking News, Tabrakan Maut Antara Truk dengan Minibus di Jalan Raya Desa Serdang Bangka Selatan

Baca juga: Ribuan Orang di Kota Pangkalpinang Jadi Pengangguran, Ini Penyebabnya

Sebelumnya, dengan adanya pupuk subsidi para petani di Bangka Barat sangat terbantu. Namun untuk membeli pupuk nonsubsidi para petani harus merogoh kocek lebih dalam. 

"Kalau ada pupuk subsidi boleh dikatakan membantu. Saya ada dua hektare lahan sawit untuk membeli pupuk subsidi sekitar Rp3-4 juta. Setelah pupuk subsidi ini dicabut, kemungkinan kami harus mengeluarkan puluhan juta, sesuai dosis pupuk yang diperlukan," ungkapnya.

Kementan Tawarkan Alternatif

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat menyebut pemerintah pusat tetap tidak mengalokasikan pupuk subsidi ke petani kelapa sawit, karet dan lada. 

Pemerintah hanya mengalokasikan pupuk subsidi untuk sembilan komuditas yang sudah ditetapkan di Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 10 tahun 2022.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved