Breaking News:

Ikut Kompetisi KMIPN di Batam, Tim Bosque Polman Negeri Babel Raih Penghargaan Best Idea

Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Negeri Babel) mengikuti kompetisi Mahasiswa Bidang Informatika Politeknik Nasional

Penulis: iklan bangkapos | Editor: M Ismunadi
Ist.PolmanBabel
Polman Negeri Babel mengikuti kompetisi Mahasiswa Bidang Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) yang diselenggarakan Politeknik Negeri Batam, 2-3 Agustus 2022. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Negeri Babel) mengikuti kompetisi Mahasiswa Bidang Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) yang diselenggarakan Politeknik Negeri Batam, 2-3 Agustus 2022.

Berbagai kategori lomba yang ditandingkan dalam kompetisi tersebut diantara kategori animasi, cipta inovasi, pengembangan aplikasi permainan, hackathon, lot, keamanan siber, perancangan bisnis TIK dan e-goverment.

Polman Negeri Babel bertanding dengan membawa tim yang bernama Tim Bosque yang terdiri M Bayu Fahariandi, M Riyadi, dan Hidayat serta didampingi pembimbing Riki Afriansyah bersaing di kategori keamanan siber berhasil lolos di babak finalis dan meraih gelar Best Idea di kategori tersebut.

Riki Afriansyah selaku pembimbing mahasiswa dalam berkompetisi mengatakan bahwa Polman Negeri Babel sudah mengikuti berbagai tahap pelaksanaan kegiatan yang di jadwalkan oleh penyelenggara dari pendaftaran proposal sejak Mei lalu sampai proses babak penyisihan secara online dan pengumuman finalis 1 Juli 2022.

Lanjutnya, Tim Bosque berhasil masuk babak final yang laksanakan secara langsung di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung pada 2-3 Agustus 2022.

Adapun peserta kompetisi KMIPN 2022 ini yang terdaftar dan diikuti oleh sejumlah 628 team dari berbagai politeknik se-Indonesia

“Perlombaan dilaksanakan selama 2 hari, hari kedua tim sempat berada pada posisi keempat dengan skor 700, dan saat closing perlombaan allhamdulillah Tim Bosque mendapatkan penghargaan Best Idea di kategori keamanan siber ini," ungkap Riki saat dikonfirmasi, Kamis (4/8/2022).

Selain itu, Riki menambahkan kategori keamanan siber yang dipilih tim bosque merupakan praktik perlindungan terhadap aset digital pada saat transmisi, pemprosessan, serta penyimpanan baik yang ada pada sistem, jaringan, maupun layanan yang disediakan dari akses yang tidak dikenal ataupun ancaman yang ada.

“Kategori keamanan siber ini menguji kemampuan peserta dalam melindungi aset digital yang ada, baik pada sistem, jaringan, maupun layanan yang disediakan pada jaringan," tambahnya.

Meskipun belum mendapat juara, Riki turut bangga kepada tim bosque yang terdiri dari 3 orang mahasiswa prodi Teknologi Rekayasa Peangkat Lunak (TRPL) bisa mencapai hasil yang maksimal saat ini dengan mendapat penghargaan Best Idea.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved