Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pulau Tujuh Masuk Kepri, Anggota DPRD Babel Sebut Kebijakan Tidak Tepat dan Kehilangan Aset Besar

Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Hendra Apollo, mengatakan, masuknya Pulau Tujuh ke Pemkab Lingga, Provinsi Babel telah kehilangan aset besar.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Hendra Apollo. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gugusan Pulau Tujuh kini dikabarkan masuk wilayah Pemkab Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Hal ini menyusul Peraturan Kemendagri Nomor 050-145 tahun 2022 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau Tahun 2021 yang disahkan tanggal 14 Februari 2022.

Babel tidak lagi berhak mengakui Pulau Tujuh termasuk memasukkannya sebagai bagian dari daerah kepulauan di Bangka Belitung.

Lepasnya Pulau Tujuh ke Pemkab Lingga, disayangkan sejumlah pihak, termasuk wakil rakyat di DPRD Bangka Belitung.

Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Hendra Apollo, mengatakan, masuknya Pulau Tujuh ke Pemkab Lingga, Provinsi Bangka Belitung telah kehilangan aset besar.

"Kami tentu sangat menyayangkan Pulau Tujuh kini telah masuk ke Pemkab Lingga. Tentu ini menjadi tamparan keras ke Pemprov Babel, karena seharusnya masuk Bangka Belitung," kata Hendra kepada Bangkapos.com, Kamis (4/8/2022).

Selama menjadi anggota DPRD Babel, lanjut Hendra, dirinya pernah datang langsung ke Pulau Tujuh, ketika Gubernur Babel diemban Eko Maulana Ali dan Rustam Effendi.

"Saya pernah ke sana rata-rata 70 persen orang sana orang Bangka dan memiliki keluarga di Belinyu. Tetapi, mereka ini kesusahan untuk belanja kalau ke Lingga jauh. Lebih dekatnya belanja ke Belinyu Kabupaten Bangka," imbuhnya

Tetapi Hendra mengakui, selama perebutan Pulau Tujuh, daerah itu tak diurus oleh Pemprov Babel. Aset seperti sekolah dan lainnya lebih banyak aset dibangun oleh Pemkab Lingga.

Baca juga: Pj Gubernur Bangka Belitung Belum Tahu Pulau Tujuh Masuk Kepri, Ridwan Mau Periksa Statusnya Dulu

"Padahal kita ini provinsi yang terlebih dahulu terbentuknya, dari Pemkab Lingga Provinsi Kepri. Seharusnya pulau itu masuk Babel karena lebih dekat dengan daerah kita," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved