Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Besok Pemkab Bateng Gelar Vaksinasi Dosis ke-4, Prioritas Buat Tenaga Kesehatan

Rencananya, Besok, Sabtu (68/2022) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) mulai menggelar vaksininasi dosis ke-4.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Mukhrim. (Bangkapos/Arya Bima Mahendra)  

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Rencananya, Besok, Sabtu (68/2022) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) mulai menggelar vaksininasi dosis ke-4. Penyuntikan dosis ke-4 tersebut akan dilakukan kepada sumber daya manusia kesehatan (SMDK) atau tenaga kesehatan (Nakes).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit  (P2P) Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Mukhrim, JUmat (5/8/2022) mengatakan, proses penyuntikan vaksinasi dosis ke-empat atau disebut juga vaksin booster kedua dilakukan di masing-masing fasilitas kesehatan.

"Jadi sistemnya tidak dilakukan secara terpusat, tapi di Puskesmas masing-masing wilayah," kata Mukhrim saat diwawancarai Bangkapos.com, hari ini.

Penyuntikan vaksin booster kedua tersebut juga akan ditata mengingat jarak penyuntikan dari booster pertama ke booster yang kedua minimal harus enam bulan.

"Sampai sekarang pun masih ada beberapa nakes yang jarak penyuntikan dari vaksin booster pertama belum sampai enam bulan," sambungnya.

Adapun jenis vaksin yang digunakan nantinya adalah vaksin Pfizer dan vaksin Moderna.

Sementara itu, bagi masyarakat yang belum divaksin Covid-19 sama sekali, tetap bisa menerima pelayanan penyuntikan vaksin di Puskesmas manapun dengan syarat cukup membawa KTP.

"Untuk stok vaksin Covid-19 di Puskesmas masih tetap tersedia, baik untuk dosis 1, dosis 2 maupun booster," jelasnya.

Sekedar informasi, saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Tengah di bulan Agustus 2022 tersisa sebanyak 3 kasus.

Sedangkan untuk capaian Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangka Tengah saat ini sudah menunjukan angka-angka yang cukup bagus.

"Untuk dosis 1 presentasenya adalah sekitar 83,64 persen, dosis 2 sekitar 71,44 persen dan dosis 3 sekitar 29,08 persen," ungkapnya.

Dia menyebutkan bahwa capaian vaksin Covid-19 dosis 3 atau dosis booster memang tidak sebanyak dosis 1 dan 2. Ia mengimbau agar masyarakat mempunyai kesadaran untuk divaksin meskipun saat ini kasus Covid-19 tidak sebanyak dan semengerikan dulu. "Tentu kita masih harus tetap waspada agar kasus Covid-19 tidak meningkat lagi," katanya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved