Breaking News:

Berita Kriminalitas

Ini Kali Kedua Pihak PDAM Pangkalpinang Tersandung Kasus Dugaan Korupsi

Skandal kasus dugaan korupsi di tubuh PDAM Pangkalpinang, bukan kali pertama terjadi.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Plt Direktur PDAM kota Pangkalpinang, Ervany. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Skandal kasus dugaan korupsi di tubuh PDAM Pangkalpinang, bukan kali pertama terjadi.

Tahun 2016 silam, eks Direktur PDAM Pangkalpinang, Budi Dharma, tercatat pernah tersandung kasus korupsi tersebut.

Jumat, (5/8/2022) pagi tadi, Kantor PDAM kota Pangkalpinang, kembali digeledah Tim Pidsus Kejari Pangkalpinang, pimpinan Kasi Pidsus Saiful Anwar, atas dugaan kasus korupsi tahun anggaran 2018-2022.

Plt Direktur Utama PDAM Pangkalpinang, Ervany menyebut dirinya belum lama menjabat.

Ervany menjabat sebagai Plt Direktur PDAM Pangkalpinang, 19 Januari 2022, menggantikan posisi Zuniar Nangtjik, yang pensiun 18 Januari 2022 lalu.

"Saya ditunjuk menjadi Plt Januari 2022 kemarin menggantikan pak Zuniar yang masa jabatannya berakhir 18 Januari kemarin," kata Ervany di kantornya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kantor PDAM Pangkalpinang Digeledah Tim Pidsus Kejari Pangkalpinang

Baca juga: Apa Kasus PDAM Pangkalpinang sehingga Digeledah Kejaksaan Hari Ini? Plt Direktur Buka Suara

Ervany, membeberkan sejumlah nama dan periode pejabat yang sempat menduduki jabatan Direktur Utama PDAM Pangkalpinang.

Di awali Budi Dharma yang menjabat di tahun 2012 sampai kurun waktu 2014. 2014 sampai 2015, Suyadi mengantikan posisi Budi Dharma.

"Setahun kemudian, jabatan tersebut kembali berpindah ke tangan Baharita, Adi Setiawan di tahun 2016," kenang Ervany.

Lebih lanjut dikatakan Ervany, tahun 2017 jabatan Adi Setiawan digantikan, Hellen dan Zuniar Nangtjik di periode 2018 hingga Januari 2022.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved