Breaking News:

INILAH Kesalahan yang Dilakukan Irjen Ferdy Sambo Terkait Kasus Tewasnya Brigadir J

Bukti-bukti dugaan pelanggaran etik Irjen Ferdy Sambo sudah diremukan oleh Tim gabungan pengawasan dan pemeriksaan khusus yang dibentuk Kapolri.

Editor: fitriadi
Tangkapan layar YouTube Kompas TV
Kadiv Propam Nonaktif Polri Irjen Ferdy Sambo sebelum menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kamis (4/8/2022). Pada Sabtu (6/8/2022) Ferdy Sambo diamankan di tempat khusus Mako Brimob. Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo diduga kuat melakukan pelanggaran etik terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo diduga kuat melakukan pelanggaran etik terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Bukti-bukti dugaan pelanggaran etik Irjen Ferdy Sambo sudah diremukan oleh Tim gabungan pengawasan dan pemeriksaan khusus yang dibentuk Kapolri.

Apa bentuk pelanggaran etik yang diduga dilakukan Irjen Ferdy Sambo?

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan dari hasil pemeriksaan 10 saksi dan beberapa barang bukti, tim gabungan pengawasan dan pemeriksaan khusus atau inspektur khusus menyatakan Irjen Ferdy Sambo diduga melakukan pelanggaran terkait masalah ketidakprofesionalan dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) baku tembak di rumah dinas Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Bukan Ditahan, Tapi Ditempatkan di Tempat Khusus di Brimob, Ini Penjelasan Polri

Baca juga: Nama-nama Jenderal Bintang Dua Polri yang Pernah Dicopot dan Ditahan karena Terlibat Kasus Hukum

Baca juga: Mabes Polri Benarkan Irjen Ferdy Sambo Diamankan di Mako Brimob, Ini Perjalanan Karirnya

"Oleh karenanya pada malam hari ini yang bersangkutan langsung ditempatkan di tempat khusus di Mako Brimob Polri," ujar Dedi saat jumpa pers di Mabes Polri, Sabtu (6/8/2022), dikutip Bangkapos.com dari KompasTV.

Dedi menambahkan sebelum Irjen Sambo ada empat orang perwira yang ditempatkan di tempat khusus untuk kepentingan pemeriksaan pelanggaran etik.

Menurut Dedi proses ini akan terus berjalan, dan jika ditemukan tindak pidana maka selanjutnya akan diproses secara hukum. 

Di sisi lain, penyelidikan terkait kematian Brigadir J yang ditangani oleh tim khusus juga tetap berjalan.

"Komitmen Bapak Kapolri terkait kasus ini akan dibuka secara terang benderang, dengan proses pembuktian secara ilmiah," ujar Dedi.

Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob untuk diperiksa oleh Inspektorat khusus terkait pelanggaran yang dilakukannya dalam kasus tewasnya Brigadir J. 

“Ketidakprofesionalan dalam olah TKP terjadi pengambilan CCTV, saya tidak mau menyampaikan terlalu terburu-buru, saya menunggu kerja timsus selesai semuanya,” jelas Kadiv Humas Polri Irjen Dedy Prasetyo. 

Dedy Prasetyo mengonfirmasi bahwa belum ada penetapan tersangka baru dalam kasus tewasnya Brigadir J

Sebelumnya, Inspektur Jenderal Ferdy Sambo telah diperiksa 4 kali terkait kasus terbunuhnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Ferdy Sambo mengaku telah memberikan keterangan apa yang ia lihat ia ketahui terkait peristiwa tersebut. 

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved