Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Direktur Politeknik Darma Ganesha Belitung Resah Beasiswa Mahasiswa dari Pemprov Belum Cair

Direktur Politeknik Darma Ganesha Belitung Resah Beasiswa Mahasiswa dari Pemprov Belum Cair

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Posbel/Nordin
Yudhi Darma, Direktur Politeknik Darma Ganesha Tanjungpandan Belitung, Sabtu (28/5) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Beasiswa kurang mampu bagi mahasiswa di Bangka Belitung belum cair.

Biasanya setiap tahun, beasiswa dari pemerintah provinsi Bangka Belitung ini sudah cair kisaran bulan April 2022 untuk semester genap.

Namun hingga semester genap tahun 2021/2022 usai, beasiswa yang menjadi harapan bagi mahasiswa ini masih belum ada titik terang.

Belum cairnya dana beasiswa ini, cukup meresahkan Direktur Politeknik Darma Ganesha Belitung, Yudhi Darma.

Pasalnya, ada puluhan mahasiswa didik Yudhi yang menerima beasiswa kurang mampu, terancam drop out jika beasiswa tak kunjung cair.

"Sampai hari ini atau sudah selesai semester genap. kami pihak kampus belum dapat kejelasan kapan dana tersebut akan cair. Di perguruan tinggi kami yang aktif per semester ini ada 20 mahasiswa," ungkap Yudhi, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Misteri Tewasnya Brigadir Josua, Fakta Baru Terungkap, Bharada E Mengaku Diperintah Membunuh

Baca juga: Harga TBS Sawit di Babel Tertinggi Rp1.560 per Kg, Baharudin: Petani Hanya Gunakan Kapur Dolomit

Pihak perguruan tinggi swasta ini merasa bingung, apakah program ini masih tetap berlangsung atau bagaimana.

"Dan berakibat pula terhadap kebingungan kami menghadapi penerimaan mahasiswa baru TA 2022/2023. Apakah program beasiswa tidak mampu ini masih digulirkan atau tidak oleh Pemprov Babel?," katanya.

Dia menjelaskan setiap tahun sebelum pencairan perguruan tinggi di Babel akan diundang terlebih dulu melakukan rapat dengan pemerintah provinsi.

"Pengajuan SPP nya berdasarkan kebutuhan per semester yang disepakati saat rapat MOU antara Dinas Pendidikan dan Rektor atau Direktur atau Ketua Perguruan Tinggi.

Kami menunggu undangan rapat penandatanganan MOU sejak April 2022 karena biasanya rapat semester genap pada bulan tersebut. Namun sampai hari ini belum juga ada undangan," jelas Yudhi.

Dana ini langsung dikelola kampus untuk operasional pendidikan tinggi bagi mereka penerima beasiswa.

Dia menyebutkan SPP saat usulan dari perguruan tingginya, kisaran Rp4 juta hingga Rp6 juta per mahasiswa, karena pengajuan per semester dan sesuai kebutuhan.

"Mahasiswa pun sudah kami kasih tahu tentang kendala yang sedang dihadapi kampus. berkaitan dengn jangka panjang proses pendidikan mereka jika dana beasiswa tidak cair. Kegiatan belajar memang tetap berjalan tapi ketika cash flow pelaksanaan perguruan tinggi terganggu akan mengakibatkan kekurang lancaran proses pendidikan," jelas Yudhi.

Baca juga: Sampan Terbalik, Enam Remaja Tenggelam, Satu Meninggal Dunia

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bangka Belitung Hari Ini Cerah Berawan

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved