Breaking News:

Berita Bangka Barat

Dua Warga Bangka Barat Terkonfirmasi Positif Covid-19, Dapat Penanganan Intensif dari Nakes

Kasatgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Achmad Nursandi, membenarkan ada dua orang warga Bangka Barat terkonfirmasi positif Covid-19.

Penulis: Yuranda | Editor: Novita
Bangkapos.com/Yuranda
Kasatgas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala BPBD Bangka Barat Achmad Nursandi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bangka Barat mendapatkan laporan dua warganya terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 pada Senin (8/8/2022).

Dua orang tersebut langsung mendapatkan penanganan intensif oleh tenaga kesehatan (Nakes) di kediamannya masing-masing.

Berdasarkan data terbaru Covid-19 yang diterima Bangkapos.com, di enam kecamatan total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 7.060 kasus, meninggal 160 orang, sembuh 6.897 orang.

Kasatgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Achmad Nursandi, membenarkan ada dua orang warga Bangka Barat terkonfirmasi positif Covid-19.

Pihaknya, langsung memberikan penanganan terhadap kedua orang tersebut.

"Kedua orang itu kan dilakukan penanganan oleh tenaga kesehatan. Kami memperketat isoman dan meminta satgas kecamatan untuk aktif memantau," kata Sandi, sapaan akrabnya, Senin (8/8/2022).

Dengan adanya dua orang terkonfirmasi ini, pihaknya akan melakukan tracking, tracing serta meminta masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

"Di isolasi mandiri. Kondisinya sehat dan terus dipantau oleh Tenaga Kesehatan setempat," kata dia.

Sementara itu, pihaknya bersama dengan Dinas Kesehatan, dan Polres Bangka Barat juga gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19.

"Kami terus lakukan vaksinasi Covid-19 jenis booster. Tim Dinkes dan Polres Bangka Barat setiap hari hingga malam membuka gerai. Saat ini capaian vaksinasi booster sudah 28,47 persen," ujarnya.

Peningkatan vaksinasi Covid-19 jenis booster ini, lantaran adanya kebijakan yang menetapkan setiap penumpang menggunakan jasa penyeberangan di Angkuta Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Pelabuhan Tanjung Kalian, wajib vaksinasi booster.

"Peningkatan vaksinasi Covid-19 ada pengaruhnya sejak penetapan penumpang di pelabuhan wajib vaksinasi booster, untuk mengejar target 30 persen oleh pemerintah pusat," ucapnya pada Jumat (22/7/2022). (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved