Breaking News:

Berita Kriminalitas

Ideris Dibekuk di Jalan Imam Bonjol Sungailiat, Polisi Amankan 10,32 Gram Sabu

Saat mengecek ke lokasi, Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka mendapati orang yang persis sama dengan informasi didapat.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Novita
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ideris Sardi (32), warga Desa Balunijuk Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, dibekuk Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka di Jalan Iman Bonjol Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka pada Senin (8/8/2022) pagi

Dari tangan Ideris, polisi berhasil mengamankan 18,32 paket sabu seberat 10,32 gram, 1 unit handphone, serta barang bukti lainnya.

"Tersangka yang kita amankan ini merupakan pengedar yang menyuplai pengedar kecil di Sungailiat," kata Kasat Narkoba Polres Bangka, Iptu Deni Wahyudi.

Penangkapan Ideris bermula dari informasi masyarakat tentang peredaran narkoba di seputaran Jalan Imam Bonjol Sungailiat Kabupaten Bangka.

Informasi tersebut kemudian dikembangkan oleh Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka. Informasi yang didapat, satu di antaranya berhasil mengungkap ciri ciri dan identitas pelaku.

Saat mengecek ke lokasi, Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka mendapati orang yang persis sama dengan informasi didapat.

Tak ingin membuang kesempatan, Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka langsung membekuk pria tersebut. Polisi kemudian melakukan penggeledahan dengan disaksikan Ketua RT setempat dan mendapati 18 paket hemat sabu dengan total berat kotor 18,32 gram.

Selanjutnya, Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka juga mengamankan berbagai jenis plastik untuk mengemas narkoba, 1 timbangan digital, 1 lakban dan 1 untuk handphone.

Kemudian, tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Bangka. Tersangka Ideris memilih bungkam mengenai siapa yang menyuplai narkoba kepadanya untuk diedarkan. Namun Ideris mengaku menyuplai narkoba jenis sabu kepada pengedar kecil di Sungaliat.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 Jo 132 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 2 Jo 132 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 10 tahun penjara.

"Tersangka memilih bungkam, tak memberikan informasi saat kita berupaya mengembangkan guna mengungkap pemasok narkoba yang kerap diedarkan tersangka," kata Deni. ( Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved