Breaking News:

Berita Bangka Barat

Kejari Bangka Barat Buka Pengaduan Mafia Tanah, Tindak Tegas yang Terlibat

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat bakal bergerak cepat memberantaskan pelaku penyerobotan tanah atau mafia tanah

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
(Bangkapos.com/Yuranda)
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Barat (Babar) Wawan Kustiawan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat bakal bergerak cepat memberantaskan pelaku penyerobotan tanah atau mafia tanah yang ada di wilayah hukumnya.

Hal tersebut berdasarkan perintah dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang menyuruh seluruh jajarannya untuk menindak lanjutinya.

Untuk itu, kejari membuka pengaduan seluas-luasnya untuk masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Barat, Wawan Kustiawan mengatakan, menindaklanjuti perintah tersebut.

Baca juga: Cabuli Tiga Anak di Bawah Umur, Oknum Guru Silat di Bangka Selatan Dituntut 20 Tahun Penjara

Baca juga: Misteri Tewasnya Brigadir Josua, Fakta Baru Terungkap, Bharada E Mengaku Diperintah Membunuh

Ia langsung memerintahkan jajarannya  memanta dan penindakan terhadap indikasi adanya mafia tanah di Kabupaten Bangka Barat.

Selain itu pihaknya juga mengharapkan peran aktif masyarakat khususnya di Kabupaten Bangka Barat, untuk mengadu bilamana mendapat atau mengalami intimidasi terkait mafia tanah.

"Untuk masyarakat kami siapkan nomor layanan publik, di nomor telpon 081274124449 dan dengan tujuan agar masyarakat dapat lebih mudah memberikan informasi terkait mafia tanah," kata Wawan Kustiawan, Senin (8/8/2022) kepada Bangkapos.com.

Menurutnya, masyarakat mendapat perlindungan dan kepastian hukum yang menjadi korban sindikat mafia tanah.

Pihaknya turut serta berperan aktif dalam membantu menyelesaikan permasalahan sengketa pertanahan.

"Dengan memberikan pendampingan dan bantuan hukum kepada instansi pemerintahan dan juga kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum," ungkap Wawan.

Baca juga: Direktur Politeknik Darma Ganesha Belitung Resah Beasiswa Mahasiswa dari Pemprov Belum Cair

Baca juga: Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu Belum Cair, Pj Gubernur Bangka Belitung Minta Dindik Carikan Solusi

Selain itu, Kejari Bangka Berat dalam setiap kegiatan penyuluhan dan penerangan hukum ke desa senantiasa mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada agar tidak terlibat dalam mafia tanah.

"Apabila mendapatkan informasi terkait hal tersebut agar segera melaporkan ke kejaksaan yang selanjutnya, kami akan menindaklanjuti laporan tersebut," ungkapnya.

Wawan juga berharap agar permasalahan sengketa pertanahan yang melibatkan mafia tanah khususnya di Kabupaten Bangka Barat dapat diberantas dan diselesaikan dengan cepatnya.

"Tentunya dalam hal ini juga kami sangat membutuhkan dukungan Pemda dan masyarakat hingga ke tingkat desa," ucapnya.
(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved