Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Buka Call Center Bagi Honorer, Ini Nomornya via WhatsApp di Saat Jam Kerja

Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung kembali menyediakan pelayanan call center

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Ribuan tenaga Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung saat dikumpulkan di Stadion Depati Amir beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung kembali menyediakan pelayanan call center atau sistem informasi terpusat untuk pendataan tenaga non aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang, Fahrizal mengungkapkan, layanan call center itu tunjukan untuk mempermudah para tenaga honorer dalam penyampaian informasi sekaligus pendataan yang tengah dilakukan.

“Kita juga buka call center siapa tahu ada honorer kita yang belum paham,” kata Fahrizal kepada Bangkapos.com, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Sidang Tipikor BRI Pangkalpinang Hakim Sentil Ada Aliran Fee ke AO, Saksi Sekaligus Terpidana Bantah

Baca juga: Pedagang Ikan Akui Pembeli Sepi, Harga Timah dan Sawit Turun Diduga Jadi Penyebab Daya Beli Menurun

Fahrizal menjelaskan, dibukanya layanan call center untuk tenaga honorer ini menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor B/1511/M.SM.01.00/2022 tentang Pendataan Tenaga Non-ASN di lingkungan Pemerintah tertanggal 22 Juli 2022 lalu.

Menurutnya, call center ini penting untuk percepatan dan peningkatan respons bagi tenaga honorer yang ingin menyampaikan aspirasi dan pengaduannya kepada BKPSDMD selama pendataan.

Layanan yang disediakan memungkinkan masyarakat menyampaikan aduan dari rumah, tanpa harus datang ke kantor.

“Bagi kawan-kawan honorer yang belum jelas atau ada yang ingin ditanyakan bisa melalui call center. Pada prinsipnya untuk mempermudah penyampaian informasi,” terangnya.

Di samping itu lanjut dia, setelah sebanyak 3.882 tenaga Non-ASN dikumpulkan di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang pada 4 Agustus 2022 lalu masih banyak mengalami kendala perihal data-data untuk pendataan.

Terutama bagi para honorer seperti pasukan kuning hingga satuan tugas pasar.

Kebanyakan mereka belum memahami persyaratan apa saja yang harus disediakan, hingga mereka masuk ke dalam kategori non-ASN atau bukan. Sebelumnya segala persyaratan dikirimkan ke BKPSDMD.

“Karena sampai hari ini pun masih banyak pengaduan, dari Satgas Pasar, apakah mereka masuk kategori atau tidak,” ucapnya.

Ribuan tenaga Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung saat dikumpulkan di Stadion Depati Amir beberapa waktu lalu.
Ribuan tenaga Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung saat dikumpulkan di Stadion Depati Amir beberapa waktu lalu. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Walaupun demikian kata Fahrizal, pihaknya terus melakukan langkah inventarisasi data pegawai non-ASN sesuai dengan ketentuan.

Di mana pihaknya ditargetkan harus menyampaikan pendataan tenaga honorer ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) paling lambat 30 September 2022.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Terus Menurun, Satu Liter Rp 14.000, Emak-emak Senang, Penjual Tak Diomeli Lagi

Untuk itu, pemerintah kota akan mengejar pendataan tersebut. Bahkan menargetkan pada tanggal 20 Agustus 2022 mendatang pendataan telah selesai.

Sementara itu untuk layanan call center dapat menghubungi dinomor 0822-6929-6177. 

Layanan disediakan via WhatsApp disaat jam kerja.

“Karena kalau kita tidak mengirimkan data kita dianggap tidak memiliki kendala, bahkan tenaga honorer. Jadi, jika tidak kita laporkan nanti kita akan kelabakan kalau penghapusan honorer benar dilakukan,” kata Fahrizal.

( Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved