Breaking News:

Berita Kriminalitas

Sidang Tipikor BRI Pangkalpinang Hakim Sentil Ada Aliran Fee ke AO, Saksi Sekaligus Terpidana Bantah

Iwan Gunawan ketua Majelis hakim yang memeriksa perkara terdakwa korupsi pemberian fasilitas KMK BRI cabang Pangkalpinang,

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Terdakwa Evi, dan saksi sekaligus terpidana Redinal dan Edwar saat menjalani sidang virtual di ruang Garuda Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Kelas 1A Pangkalpinang, Senin (8/8/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Iwan Gunawan ketua Majelis hakim yang memeriksa perkara terdakwa korupsi pemberian fasilitas KMK BRI Cabang Pangkalpinang, Evi Aryanti, mengendus adanya aliran fee ke Account Officer (AO).

Informasi, aliran fee tersebut diterima AO dari saksi sekaligus terpidana Sugiato alias Aloy.

Dalam perkara Evi tersebut, Aloy masih memiliki peran penting.

Diantaranya soal pengajuan dokumen kredit. Bahkan, sebagian objek anggunan yang diajukan Evi tersebut merupakan aset milik Aloy.

Hal tersebut dilontarkan Iwan, pada sidang lanjutan terdakwa Evi, di ruang Garuda Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Kelas 1A Pangkalpinang, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Ideris Dibekuk di Jalan Imam Bonjol Sungailiat, Polisi Amankan 10,32 Gram Sabu

Baca juga: Anaknya Lahir Lewat Dukun Beranak, Arif Akui Sempat Kesulitan Membuat Akta Kelahiran

Sidang kali ini, JPU Kejari Pangkalpinang, menghadirkan dua orang saksi dihadirkan dalam sidang tersebut.

Mereka adalah  M Redinal Airlangga, selaku Account Officer (AO) dan Edwar selaku Credit Investigator (CI) kantor BRI Cabang Pangkalpinang.

"Kemarin permohonan Evi inikan di ACC 2 M, kamu dapet apa dari Aloy. Katanya AO dapat sekian sekian persen dari jika pengajuan itu di ACC," tanya Iwan ke saksi Redinal.

"Tidak dapat apa-apa yang mulia," sambung Redinal menjawab pertanyaan ketua majelis hakim.

Sementara Redinal, mengklaim jika dirinya tidak tahu-menahu soal adanya peran Aloy yang mengatur pembagian dana pencairan KMK  tersebut kepada Evi.

Baca juga: Cabuli Tiga Anak di Bawah Umur, Oknum Guru Silat di Bangka Selatan Dituntut 20 Tahun Penjara

Baca juga: Harga Minyak Goreng Terus Menurun, Satu Liter Rp 14.000, Emak-emak Senang, Penjual Tak Diomeli Lagi

Redinal yang saat ini berstatus terpidana itu juga, mengklaim tidak tahu-menahu soal pembayaran angsuran kredit yang dilakukan Evi.

"Kamu tahu tidak uang Rp 2 M Evi itu yang mengatur dan membaginya si Aloy," ungkap Iwan.

"Tidak juga yang mulia, saya tahu pas persoalan ini mencuat," sambung Redinal.

Sidang dipimpin ketua majelis Hakim, Iwan Gunawan didampingi Hakim anggota Mhd Takdir dan Warsono.

Sidang juga dihadiri JPU Kejari Pangkalpinang, Eko Putra Astaman.

( Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved