Breaking News:

Berita Sungailiat

Dua Kordinator TI Apung Mengkubung Kabupaten Bangka Diseret ke Meja Hijau, Pungut Fee 17 Persen

Asmadi dan Kasim Dua kordinator Tambang Inkonvensional (TI) apung ilegal di perairan Mengkubung, Kabupaten Bangka, menjalani sidang perdana.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Sidang agenda pembacaan dakwaan keduanya dipimpin ketua majelis Hakim Mulyadi dan berlangsung di ruang Tirta, di Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Kelas 1A Pangkalpinang, Rabu (10/8/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Asmadi dan Kasim Dua kordinator Tambang Inkonvensional (TI) apung ilegal di perairan Mengkubung, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjalani sidang perdana.

Sidang agenda pembacaan dakwaan keduanya dipimpin Ketua majelis Hakim Mulyadi dan berlangsung di ruang Tirta, di Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Kelas 1A Pangkalpinang, Rabu (10/8/2022).

"Keduanya, didakwa menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan/atau pemurnian, pengembangan, pengangkutan, penjualan mineral dan  batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, dan SIPB," kata Jaksa Penuntut Umur (JPU) Mila Karmila, memaparkan surat dakwaannya.

Baca juga: Pj Gubernur Dicari Para Buruh, Ketua SPSI: Jangan Hanya Urus Tambang

Baca juga: Harga Telur Ayam di Pangkalpinang Tak Kunjung Turun, Apa Penyebabnya?

Awalnya, terdakwa Zanuar (penuntutan terpisah, Mei 2022 lalu) menemui Kasim selaku Ketua RT Desa Mengkubung, meminta izin menambang di awasan Mengkubung.

"Beberapa hari kemudian Kasim, mendatangi rumah Zanubar dan menjelaskan boleh saja melakukan penambangan di perairan Mengkubung namun harus ada kompensasi dengan memotong hasil timah sebanyak 17 persen per ponton untuk 1 hari," bebernya.

Ternyata para penambang yang dikomandoi Zanuar, tidak keberatan untuk mematuhi persyaratan yang ditentukan Kasim.

Baca juga: G20 Tinggal Menghitung Hari, Polda Babel Siapkan 1.175 Personel untuk Pengamanan di Belitung

Tanggal 14 Mei 2022 para penambang illegal mulai masuk  dan melakukan penambangan pasir  di Perairan Mengkubung.

Sementara untuk mengawasi dan mengambil setoran dari para penambang pasir timah illegal Kasim menunjuk Asmadi sebagai pengawas  dan memotong hasil 17 persen  dari para penambang.

Rabu 18 Mei 2022 sekira pukul 17.00 WIB, Zanubar ditangkap anggota Tim Opsnal Subdit Gakkum Direktorat Polair Polda Bangka Belitung, saat tengah melalukan pengepulan pasir timah di perairan Mengkubung.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved