Breaking News:

WIKI BANGKA

Kesan Dokter Spesialis Jantung, Bayaran dan Kebahagiaan Terbesar Saat Pasien Mengucapkan Terimakasih

Sejak kecil Kuncoro Bayu Aji sudah bercita-cita untuk menjadi dokter. Bisa merawat dan membantu orang-orang untuk sembuh itu adalah keinginannya.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Dok/dr. Kuncoro Bayu Aji
dr. Kuncoro Bayu Aji 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejak kecil Kuncoro Bayu Aji sudah bercita-cita untuk menjadi dokter.

Baginya  bisa merawat dan membantu orang-orang untuk sembuh itu adalah keinginannya.

Dokter spesialis jantung di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang ini menilai bayaran dan kebahagiaan terbesar seorang dokter menurutnya adalah ketika pasien mengucapkan terimakasih yang tulus saat sembuh atau membaik dari sakitnya.

"Kesan yang paling dirasa saat menjadi dokter adalah bahagia terutama kebahagiaan paling terbesar saat pasien mengucapkan terimakasih yang tulus. Ucapan terimakasih pasien saat pasien membaik atau sembuh merupakan bayaran terbesar dan termulia bagi seorang dokter," ungkap dr Bayu saapaan akrabnya kepada Bangkapos.com, Sabtu (13/8/2022).

Baca juga: Atap Baja Ringan Rumahnya Berbunyi Gemerincing, Warga Desa Penyak Ini Kaget Ada Hujan Es

Baca juga: Vaksinasi Booster ASN di Pemkot Pangkalpinang Rendah, Wali Kota Bakal Gelar Vaksin ke Kantor-kantor

Di sela kesibukannya sebagai seorang dokter, Bayu berusaha membagi waktunya buat keluarga tercinta.

"Sebisa mungkin membagi waktu dengan keluarga, setidaknya bercanda dan makan bersama keluarga. Meja makan adalah wadah bagi keluarga kami dalam berbagi sukacita kegiatan masing-masing anggota keluarga yang dilalui setiap harinya," kata Bayu.

dr. Kuncoro Bayu Aji bersama istri dan anak-anaknya
dr. Kuncoro Bayu Aji bersama istri dan anak-anaknya (Dok/dr. Kuncoro Bayu Aji)

Diakuinya memang, suka duka menjadi dokter adalah saat harus meninggalkan keluarga untuk bertugas dan menempuh pendidikan kedokteran lanjutan yang cukup lama jauh dari keluarga dan anak-anak. 

"Namun sesungguhnya seorang dokter adalah seseorang yang harus rela mengorbankan kepentingan pribadi diatas kepentingan pasien," sebutnya.

Dokter lulusan Fakultas kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) itu berharap bisa dapat mengembangkan diri lagi baik di dunia kedokteran maupun di bidang lain yang terpenting dapat berguna bagi sesama baik saat saya menjadi dokter maupun saat menjadi warga masyarakat

"Sedari kecil memang bercita-cita menjadi dokter alhamdulillah doa dikabulkan Allah SWT dan didukung oleh keluarga. Dokter itu adalah perantara saja semua kuasa dan pertolongan hanya dari Allah SWT," ungkapnya.

Baca juga: Nama Satgas Tambang Timah Ilegal akan Diganti Jadi TP4TI, Sejumlah Pihak Tunggu Gebrakannya

Baca juga: Pemkab Bangka Selatan Tahun 2022 Anggarkan Dana Miliaran untuk Pembangunan Jalan Desa Tepus

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved