Breaking News:

Berita Sungailiat

Mantan Kades Sebut Tahun 2018 Ada Oknum Warga yang Jual Beli Lahan Desa Mendo Tanpa Legalitas

Mantan Kades Mendo, Masri menyebut sekitar tahun 2018 lalu, terjadi jual beli lahan desa tanpa legalitas yang jelas.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Mantan Kades Mendo, Masri. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mantan Kades Mendo, Masri menyebut sekitar tahun 2018 lalu, terjadi jual beli lahan desa tanpa legalitas yang jelas.

Bahkan terbilang ekstrem karena hanya dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kuitansi saja. Sementara, para saksi tidak ada.

Menyikapi hal tersebut, warga dusun satu sampai empat Desa Mendo, sempat menggelar rapat.

Dalam rapat tersebut pihak desa sepakat mengeluarkan surat jika lahan tersebut ada tanam tumbuh warga setempat.

"Jadi setelah kami musyawarah empat dusun, apabila ada lahan tersebut ada isinya, kepala desa sipa mengeluarkan surat, kalau gak ada , balik ke desa. Jadi saat itu tidak ada tanam tumbuh apapun atau pun kebun karet atau sahang, hanya hutan. Bahkan sebelumnya Pak Joni dari pihak PT FAL saat itu sudah mengetahuinya,” jelas Masri yang sempat menjabat kades Mendo selama periode tersebut.

Baca juga: Atap Baja Ringan Rumahnya Berbunyi Gemerincing, Warga Desa Penyak Ini Kaget Ada Hujan Es

Baca juga: Nama Satgas Tambang Timah Ilegal akan Diganti Jadi TP4TI, Sejumlah Pihak Tunggu Gebrakannya

Warga Desa Mendo,  Maskur juga menduga adanya praktik jual beli lahan tanpa legalitas yang jelas oleh oknum-oknum warga Desa Mendo.

Sewaktu-waktu pihaknya bisa saja melaporkan praktik jual beli lahan tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH). Namun pihaknya masih mengedepankan nurani.

"Harapan kita kisruh ini selesai, karena masalah ini sudah berlarut-larut. Yang  jelas, kami berharap lahan plasma itu dikelola warga desa tanpa adanya klaim dari pihak PT FAL,” harapnya.

Pasang Plang

Puluhan warga desa Mendo Barat, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka Bangka, memasang plang di lahan yang di klaim sebagai hutan plasma milik mereka, Sabtu (13/8/2022) siang
Puluhan warga desa Mendo Barat, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka Bangka, memasang plang di lahan yang di klaim sebagai hutan plasma milik mereka, Sabtu (13/8/2022) siang (Ist)

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Desa Mendo Barat, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memasang plang di lahan yang diklaim sebagai hutan plasma milik mereka, Sabtu (13/8/2022) siang.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved