Breaking News:

Kronologi Pegawai Alfamart Tangkap Basah Ibu-ibu Pengutil Cokelat yang Berujung Diancam UU ITE

Sebelumnya, kejadian tersebut bermula saat sang pegawai merekam aksi seorang wanita dengan mobil mercy yang mengambil cokelat tanpa dibayar.

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Iwan Satriawan
Twitter/zoelfick
Tangkapan layar video permintaan maaf pegawai Alfamart yang kini viral 

BANGKAPOS.COM - Seorang pegawai Alfamart viral di media sosial menangkap basah ibu-ibu pengutil cokelat di gerai minimarket tempatnya bekerja.

Bukannya mendapat pujian karena bertanggung jawab atas pekerjaannya, pegawai itu kemudian harus berakhir minta maaf lantaran diancam ibu-ibu tersebut dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik ( UU ITE) lantaran memvideokan aksi pencurian itu.

Sebelumnya, kejadian tersebut bermula saat sang pegawai merekam aksi seorang wanita dengan mobil mercy yang mengambil cokelat tanpa dibayar.

Saat ditagih untuk membayar, ibu-ibu itu mengembalikan setumpuk cokelat sambil berjalan kembali ke kasir.

Setelah video rekaman itu viral, ibu-ibu pengutil itu rupanya tak terima.

Ia membawa pengacara serta mengancam akan menindak pidanakan perbuatan pegawai wanita tersebut.

Pegawai Alfamart yang memergokinya mengambil cokelat pun akhirnya meminta maaf kepada konsumen yang diketahui bernama Mariana.

Video pegawai Alfamart itupun diunggah oleh akun @zoelfick ke Twitter dan trending sampai saat ini.

Ia bahkan membuat utas terkait kejadian tersebut.

Akun itu tak habis pikir atas kejadian yang menimpa pegawai Alfamart itu.

Ia menilai kelakukan ibu-ibu pengutil cokelat itu sungguh diluar batas.

"Ini kelewatan. Orang yang ketahuan ngutil malah berbalik menekan karyawan alfamart hanya krn mampu menyewa pengacara. Alih-alih dia yang minta maaf, malah mbak alfamart yang harus minta maaf," tulis aku @zoelfick, Minggu (14/8/2022).

Sementara itu berikut permintaan maaf dari pegawai Alfamart tersebut.

"Saya karyawan Alfamart ingin mengklarifikasi video yang tersebar di media sosial. Sudah ada kesalahpahaman di antara kita berdua dan telah merugikan ibu Mariana dan saya meminta maaf kepada ibu Mariana atas video yang tersebar kemarin," ujar pegawai tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved