Breaking News:

Berita Kriminalitas

Miris Aktivitas TI Dekat Bandara Depati Amir, Satreskrim Polres Pangkalpinang Amankan Tiga Motor

Satreskrim Polres Pangkalpinang menggelar razia penertiban, adanya tambang Inkonvensional (TI) yang berada dekat dengan Bandara Depati Amir

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizki Irianda Pahlevy
Satreskrim Polres Pangkalpinang menggelar razia TI, yang berada dekat dengan Bandara Depati Amir, Senin (15/8/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Satreskrim Polres Pangkalpinang menggelar razia penertiban, adanya tambang Inkonvensional (TI) yang berada dekat dengan Bandara Depati Amir, Senin (15/8/2022). 

Mirisnya lokasi TI tersebut berada tepat di samping atau hanya berjarak sekitar meter saja, dari dinding pembatas Kawasan Bandara Depati Amir

Saat personel Satreskrim Polres Pangkalpinang mendatangi lokasi TI, terdapat sejumlah penambang yang langsung kabur begitu melihat aparat kepolisian. 

Dari lokasi TI itu dari pantauan Bangkapos.com setidaknya terdapat 10 sakan, serta beberapa pondok yang diduga digunakan penambang untuk melakukan aktivitas ilegalnya. 

Baca juga: 77 Tahun Indonesia Merdeka, Warga Pangkalpinang Ini Nilai Indonesia Masih Dijajah Bangsa Sendiri

Baca juga: Video Aksi Kekerasan Guru Terhadap Siswa di Belitung Beredar, Ini Tanggapan LPAI Bangka Belitung

KBO Satreskrim Polres Pangkalpinang, Ipda Sri Widodo mengatakan, sebelumnya ada laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya aktifitas TI. 

"Jadi ada laporan aktiVitas TI di dekat Bandara, lalu dari hasil penertiban saat ini ada tiga sepeda motor dan dua mesin robin yang berhasil diamankan. Sedangkan untuk pelaku sempat dikejar tapi berhasil kabur," ungkap Sri Widodo. 

Lebih lanjut pihaknya menyayangkan adanya aktivitas TI yang berada dekat dengan Bandara Depati Amir yang tentunya, dapat menganggu kenyamanan ataupun aktifitas Bandara. 

"Lokasi ini sudah sangat membahayakan, karena ini dekat dengan objek vital nasional bandara. Jadi apabila melakukan penambangan tentunya akan sangat menganggu aktifitas bandara, karena sudah sangat dekat dengan jalan bandara," ucapnya. 

Sri Widodo mengungkapkan Polres Pangkalpinang akan melakukan tindakan tegas, terhadap para penambang yang terus melakukan aktifitas ilegalnya.

"Kami mengimbau kepada masyarakat jangan adalagi melakukan pertambangan, jadi akan dilakukan terus menerus sampai tidak ada lagi aktivitas tambang," tegas Sri Widodo.

Baca juga: Mendadak Blok Hunian WBP Lapas Narkotika Pangkalpinang Kembali Digeledah Tim Gabungan, Ini Hasilnya

Sementara itu sebelumnya Satreskrim Polres Pangkalpinang juga telah berhasil, menangkap empat penambang di lokasi Air Mawar, Kecamatan Bukit Intan pada Selasa (26/7/2022) lalu. 

Bahkan keempat penambang TI tersebut kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama lima tahun dan denda Rp 1 Miliar.

Hal ini dikarenakan keempatnya dikenakan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020, tentang pertambangan mineral dan batubara, pasal 158 UU Minerba.

( Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved