Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ribuan Nakes di Pangkalpinang Ditargetkan Terima Vaksin Booster Kedua

Vaksinasi Covid-19 dosis penguat atau booster kedua bagi tenaga kesehatan di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mulai dilakukan.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Dok/dr Masagus M Hakim
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Masagus M. Hakim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Vaksinasi Covid-19 dosis penguat atau booster kedua bagi tenaga kesehatan di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mulai dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Masagus M. Hakim mengatakan, pelaksanaan vaksin booster kedua bagi tenaga kesehatan ( Nakes) sudah dilakukan sejak awal Agustus 2022 kemarin.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tersebut sesuai Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/3615/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua Bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan.

“Kita mulai 1 Agustus tenaga kesehatan sudah mulai disuntik booster kedua,” kata dia kepada Bangkapos.com, Senin (15/8/2022).

Hakim mengungkapkan, vaksin yang dapat digunakan untuk dosis booster kedua ini adalah vaksin Covid-19 yang telah mendapatkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Baca juga: Video Aksi Kekerasan Guru Terhadap Siswa di Belitung Beredar, Ini Tanggapan LPAI Bangka Belitung

Baca juga: Mendadak Blok Hunian WBP Lapas Narkotika Pangkalpinang Kembali Digeledah Tim Gabungan, Ini Hasilnya

Tidak lupa dengan memperhatikan ketersediaan vaksin yang ada. Adapun vaksin yang tersedia yaitu Moderna dan Pfizer, atau menyesuaikan dengan vaksin terakhir yang diterima para nakes.

Setidaknya sebanyak 2.283 orang nakes ditargetkan bakal menjadi penerima vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau booster dosis dua.

Di mana per 14 Agustus kemarin sudah sebanyak 549 orang Nakes menerima suntikan dosis keempat.

“Vaksinasi booster kedua untuk tenaga kesehatan ini sudah kita lakukan secara bertahap, dan saat ini sudah tercapai 24,04 persen,” terang Hakim.

Lebih jauh lanjut dia, nakes yang mendapatkan vaksin prinsipnya memiliki e-tiket vaksin booster kedua.

Dengan tiket itu, nakes bisa mendapatkan vaksinasi penguat keduanya di puskesmas atau di tempat fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Jenis vaksin yang diberikan sesuai kebijakan dari Kementerian Kesehatan, yakni merujuk kepada vaksin booster pertama yang diterima oleh nakes itu sendiri.

“Pemberian vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua tersebut diberikan dengan interval enam bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama,” ungkapnya.

Walaupun demikian kata Hakim, berdasarkan data sejauh ini total Nakes yang menerima vaksin dosis pertama sebanyak 3.073 orang atau 134,66 persen, dosis kedua 2.822 orang atau 123,60 persen, booster pertama sebanyak 2.115 orang atau 92,64 persen dari total target 2.283 orang.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved