Breaking News:

Berita Pangkalpinang

1395 Peserta Ikuti KBI Esport Charity Championship 2022

Tidak sekadar menjadi olahraga, e-sport kini telah menjadi industri yang memilki dampak ekonomi yang cukup besar.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Novita
IST/Dokumentasi KBI
Ilustrasi KBI E-Sport Charity Championship 2022 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 1395 peserta mengikuti KBI Esport Charity Championship 2022.

Rangkaian kegiatan dalam turnamen yang diselenggarakan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) secara online ini dimulai pada 8 - 14 Agustus 2022, dengan mempertandingkan permainan Mobile Legend.

Sebagai catatan, pada tahun 2020 event KBI E-Sport Charity Championship mempertandingkan nomor PUBG dan diikuti 316 peserta.

Sedangkan di tahun 2021, KBI E-Sport Charity Championship mempertandingkan nomor Mobile Legend dengan peserta mencapai 1264 peserta.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia, Fajar Wibhiyadi, menyebut pihaknya terus mendukung e-sport.

"Ke depan, kami akan terus berpartisipasi dalam upaya pemerintah meningkatkan prestasi olahraga. Selain e-sport, kami juga sangat terbuka untuk memberikan dukungan bagi cabang olahraga lainnya. Apa yang dilakukan KBI ini tentunya sejalan dengan tugas kami sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara, khususnya terkait tanggung jawab social kepada masyarakat," kata Fajar dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Selasa (16/8/2022).

Perkembangan e-sport di Indonesia cukup menarik. Dalam Pekan Olahraga Nasional XX yang diselenggarakan di Papua, e-sport dipertandingkan sebagai cabang olahraga ekshibisi.

Bahkan di level Asian Games, setelah menjadi cabang olahraga ekshibisi di Asian Games 2018, e-sport akan menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di Asian games 2022 di Guangzhou, China.

Terakhir, pada gelaran SEA Games 2021 di Vietnam, Indonesia menyabet 6 medali yang terdiri dari 2 medali emas, 3 medali perak dan 1 medali perunggu.

Tidak sekadar menjadi olahraga, e-sport kini telah menjadi industri yang memilki dampak ekonomi yang cukup besar.

Indonesia juga memegang peran penting dalam pertumbuhan e-sport di Asia Tenggara. Dari 270 juta gamer di Asia Tenggara pada tahun 2021, 43 persennya berasal dari Indonesia.

Dari sisi pendapatan juga tidak kalah mentereng, dengan menjadi penyumbang pendapatan terbesar senilai USD2,08 miliar. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved