Breaking News:

Dokter Dina Oktaviani Bongkar Serba-serbi Obat Kuat, Ternyata Tak Semua Orang Boleh Minum?

Obat kuat bekerja dengan cara meningkatkan produksi senyawa kimia dalam tubuh yang dapat melemaskan otot-otot penis.

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Iwan Satriawan
Tribunnews
Ilustrasi obat kuat 

BANGKAPOS.COM - Bagi sebagian pria, obat kuat semacam Viagra, Levitra, Cialis seringkali dielu-elukan sebagai pil ajaib lantaran khasiatnya.

Banyak orang berpikiran bahwa dengan menelan obat kuat, maka performa di ranjang sudah pasti dapat mengesankan wanita.

Padahal tujuan pemakaian obat kuat tidak demikian.

Hal itulah membuat tak jarang pemakaian obat kuat menjadi kecanduan hingga ketergantungan.

Sebut saja seperti pria di negara Timur Tengah.

Diberitakan Bangkapos.com pada Juli 2022, penggunaan Viagra tertinggi di dunia terjadi di Arab Saudi, Uni Emirat, dan Mesir yang

Dalam kajian tahun 2012, Mesir adalah pelanggan obat anti-impoten terbesar per kapita kedua di antara negara-negara Arab

Sementara itu, koran harian Arab Saudi juga pernah menerbitkan laporan memperkirakan warga Saudi yang telah menghabiskan US$1,5 miliar (Rp22,2 triliun) per tahun untuk obat-obatan anti-impoten.

Sayangnya, penggunaan obat kuat seringkali tidak beriringan dengan informasi mengenai hal ini.

Padahal, saat digunakan sembarangan tanpa anjuran dokter, obat kuat justru bisa menimbulkan masalah.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved