Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Tak Ingin Pelayanan Kesehatan Semakin Memburuk Anggota DPRD Bangka Selatan Sidak Pelayanan RSUD

Wendy, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Selatan (Basel), Infeksi Mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)

Penulis: Adi Saputra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Adi Saputra
Anggota DPRD saat melakukan Sidak di ruang UGD RSUD Bangka Selatan, Selasa (23/08/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wendy, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Selatan (Basel), Inspeksi Mendadak ( Sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di bagian Unit Gawat Darurat (UDG) 

Kedatangan anggota DPRD Bangka Selatan ini untuk mengecek dan memastikan, kebenaran terkait tidak efektifnya pelayanan kesehatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.

Setiba di ruang UGD anggota dewan tersebut menuju ruangan perawat maupun dokter, untuk meminta penjelasan terkait kasus pelajar yang sempat kurang mengenakkan.

Baca juga: Tahun Depan TPP 3.348 ASN di Pangkalpinang Bakal Naik 20 Persen, Gaji Ketua RT Ikut Naik

Baca juga: Jelang Kenaikan Harga BBM, Antrean BBM di SPBU Selindung Pangkalpinang Mengular, Ada Indikasi Pungli

Ketika itu pelajar pingsan usai mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-77 di Kantor bupati Bangka Selatan.

"Saya minta dokter mana yang waktu itu menangani pasien waktu kemarin ada pasien datang RSUD, malah disuruh ke Klinik Bhakti Timah Pusyandik," kata Wendy sembari memasuki ruang UGD RSUD Bangka Selatan, Selasa (23/8/2022).

"Hari ini saya sidak karena ada pemberitaan yang mengatakan bahwa ada pasien, yang tidak mendapat pelayanan dengan baik saat dibawa ke UGD RSUD. Setelah saya tanyakan ternyata jawaban dari pihak RSUD, benar ada permasalahan pada waktu itu dan memang kesalahan terjadi karena dari dokternya," ungkapnya.

Wendy menegaskan kejadian seperti ini tidak terulang kembali, mengingat RSUD Bangka Selatan adalah  ujung tombak pelayanan kesehatan di Kabupaten.

"Kami minta hal-hal seperti ini jangan sampai terjadi lagi, kalau memang kurang anggaran tinggal lapor ke DPRD biar kami bisa memperjuangkannya. Jangan sampai masyarakat mengeluh akibat buruknya, pelayanan yang ada di RSUD Bangka Selatan," tegas Wendy.

Miswati Kasi Pelayanan RSUD Bangka Selatan, menyebutkan bahwa pihaknya mengakui jika ada kesalahan prosedur dalam penangan pelajar yang pingsan saat HUT RI ke-77 kemarin

"Ya memang kami akui ada kesalahan prosedur, maka kami ke rumah pasien untuk meminta maaf," sebut Miswati kepada awak media.

"Namun bukan masalah ketersedian oksigen, tetapi masalah stok obat untuk pasien asma yang dicampur dengan oksigen. Kemarin saat pasien dibawa ke UGD, kami memang kehabisan stok karena pesanan kami belum tiba," ungkapnya.

Baca juga: Kapolres Bangka Barat Imbau Masyarakat Jauhi Paham Radikal, Waspada Jangan Sampai Terjerumus

Baca juga: Mobil Terbalik di Jalan Pulau Pelepas Pangkalpinang, Sopir Diduga Mabuk Tabrak Tiang Listrik

Miswati menambahkan meskipun ada kesalahan prosedur, akan tetapi dokter yang menangani pasien tersebut memita pasien dirujuk dari UGD RSUD ke Klinik Bhakti Timah Pusyandik.

"Niat dokter itu baik sebenarnya, agar pasien cepat mendapatkan pertolongan disarankan untuk ke pusyandik semata-mata agar pasien bisa cepat tertolong," tambah Miswati.

"Nanti kami juga akan lakukan evaluasi permasalahan ini, setelah direktur pulang dari luar daerah. Saat ini masih tidak ada di tempat, Kamis mendatang kami akan rapat bersama beliau," ungkapnya.

Beberapa minggu lalu ketua DPRD Bangka Selatan telah melakukan sidak, guna untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pelayanan di RSUD Bangka Selatan

Namun sangat disayangkan ketika anggota DPRD mendatangi RSUD Bangka Selatan, direkturnya tidak berada ditempat dan sedang melakukan dinas luar.

( Bangkapos.com/Adi Saputra)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved