Breaking News:

G20 Belitung

18 Negara Telah Registrasi Hadiri G20, Pemprov Bakal Suguhkan Indahnya Destinasi Wisata di Belitung

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Provinsi Bangka Belitung, Fery Insani, mengatakan, ada dua negara lagi yang belum registrasi kehadiran.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Provinsi Bangka Belitung, Fery Insani 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Berdasarkan data hingga tanggal 23 Agustus 2022, sebanyak 18 negara dan organisasi internasional sudah registrasi akan menghadiri pertemuan tingkat Menteri Development Working Group (DWG) G20 di Belitung pada 7-9 September 2022 mendatang.

Belasan negara dan organisasi internasional itu meliputi Australia, India, Italia, Jepang, Mexico, Saudi Arabia, Korea Selatan, Turkiye, United Kingdom, United States, EU, Singapore, Asean-Cambodia, African Union- Senegal, EIB, IFAD, ILO, IsBD.

Kepala Badan Perencanaan Daerah ( Bappeda) Provinsi Bangka Belitung, Fery Insani, mengatakan, ada dua negara lagi yang belum registrasi kehadiran.

"Itu sudah 18 negara dari 20 negara yang sudah konfirmasi hadir. Itu ada organisasi tingkat menteri pembangunan. Sisa dua, mempertimbangkan macam-macam, keamanan dan penerbangan. Kalau tidak salah, Rusia dan Brazil," jelas Fery saat ditemui Bangkapos.com di Kantor Bappeda Babel, Rabu (24/8/2022).

Negara yang belum mengonfirmasi kehadiran ini akan tetap berpartisipasi. Fery menyebut. bisa saja melakukan registrasi nanti atau ikut agenda secara virtual.

Dalam menyukseskan G20, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung sudah hampir merampungkan segala persiapan, mulai dari fasilitas infrastruktur, hotel dan penerbangan.

"Rapat sudah digelar di Belitung, ada Menteri Bappenas, ada banyak deputi, hadir juga Forkopimda, kita ini mendukung. Dimulai infrastruktur di kota, bandara, pengamanan oleh Polda, itu sudah siap, tidak ada yang kritis, kemarin cuma soal penerbangan, tapi maskapai sudah aman," bebernya.

Mengenai rundown acara G20 secara detil, Bappeda Babel belum menerima dari Bappenas.

"Kalau soal materi pertemuan karena ini level negara, maka itu di Bappenas, kami tidak ikut campur. Kita perannya tentu saja mendukung. Rundown nanti diberikan ke kita, mulai dari datang dan sebagainya," kata Fery.

Dengan adanya pertemuan G20 di Belitung, Fery mengatakan, Bangka Belitung akan menjadi dikenal oleh negara luar.

Oleh sebab itu, dalam momentum G20, keindahan destinasi wisata di Belitung akan disuguhi guna menjadi ajang promosi.

"Tentu agenda ini positif bagi kita. Pertama, ini momen yang tidak terulang. Kedua, kita dilirik untuk menyelenggarakan event yang nyaman. Ketiga, menunjukan pada dunia kita mampu, ini sebagai pematik untuk mengembangkan pariwisata kita juga," tuturnya.

Di sela pertemuan dalam membahas berbagai hal soal pembangunan ekonomi dunia itu, ribuan delegasi yang hadir ini akan diarahkan mengunjungi beberapa pariwisata.

"Banyak tempat wisata yang nanti akan ditawarkan, mulai dari Pulau Lengkuas, Kelayang, bukit Peramun, dan Open Pit Nam Salu, banyak. Karena kalau ada kesan baik, dan nyaman pasti akan ngomong dan foto lah di wisata kita, diposting, jadi ajang promosi," kata Fery. ( Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved