Breaking News:

G20 Belitung

PHRI Babel Sebut Momen G20 Jadi Kesempatan untuk Populerkan Wisata dan UMKM Belitung

Pulau Belitung akan menjadi tuan rumah Development Working Group (DWG) G20, yang diharapkan bisa mempopulerkan daerah tersebut sebagai tujuan wisata.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
Diskominfo Babel
ILUSTRASI: Gubernur saat memimpin Rapat Lanjutan Persiapan DWG G20 di Kantor Bupati Belitung, Kamis (17/2). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pulau Belitung akan menjadi tuan rumah Development Working Group (DWG) G20, yang diharapkan bisa mempopulerkan daerah tersebut sebagai tujuan wisata.

Sejumlah persiapan juga sudah dilaksanakan, bahkan hingga saat ini terdata sudah ada 18 negara yang melakukan registrasi.

Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung (Babel), Wendo Irwanto, Rabu (24/8/2022) memprediksikan perhelatan G20 Belitung bakal mempopulerkan wisata daerah itu.

Kata Wendo, yang sebelumnya Belitung terkenal dengan Laskar Pelangi hingga internasional kini G20 juga bakal menambah gelar untuk Belitung.

"Sebelumnya mungkin sampai kemana-mana itu terkenalnya Laskar Pelangi, sekarang bakal menambah nama baru yakni G20 Belitung hingga ke beberapa negara. Tentunya perhelatan nasional ini bakal menambah populer wisata Belitung," sebut Wendo kepada Bangkapos.com, Rabu (24/8/2022).

Wendo juga menyebut, untuk hotel yang utama menjadi tempat mengina para tamu G20 di  Sheraton Belitung Resort.

"Hotel utamanya itu Sheraton Belitung Resort yang memang kita tau bersama sudah bersandar internasional jadi tidak perlu kita khawatirkan lagi. Kalau persiapan juga Sheraton sudah siap, bisa dikatakan sudah 100 persen, dan hotel-hotel disekitarnya mengikuti seperti Swiss-Belhotel, Santika Hotel," sebutnya.

Menurutnya, ini momen besar untuk wisata Belitung kembali bangkit setelah dua tahun terpaksa mati suri. "Dampaknya ini jelas sekali untuk pariwisata yang ada di Belitung, sehingga akan menarik potensi investasi dari negara-negara lain. Banyak pihak ikut terdampak positif, hotel, restoran, UMKM, juga warga Belitung itu sendiri," ujarnya.

Senada dengan Wendo, Pelaku Pariwisata Bangka Belitung, Sansan Arya Lukman meninilai momen G20 akan memberikan dampak yang sangat besar untuk mempopulerkan wisata Bangka Belitung.

"Tamu G20 sudah pasti akan membeli oleh-oleh, jadi bukan hanya sekedar wisata pantai yang diunggulkan dalam momen ini, tapi banyak pihak terutama UMKM yang juga harus mempersiapkan diri menjual produk-produk unggulan yang berkualitas," sebut SanSan.

Menurutnya, pelaku usaha juga harus bisa menyesuaikan diri dengan tamu G20 yang rata-rata memang dari luar negeri. 

"Sektor UMKM kerajinan, UMKM kuliner sudah pasti akan hteken dampak positifnya jadi memang harus betul-betul dipersiapkan. Saya yakin pemerintah setempat juga akan memperhatikan itu, agar tidak hanya kemasan dan rasa lokal saja, tapi memang harus menyesuaikan dengan tamu kita," jelasnya.

Dia berharap, setelah momen G20 ini bisa semakin membawa wisata Bangka Belitung semakin populer dan terkenal hingga mancanegara.

"Jadi momen luar biasa ini memang harus ada dampaknya, tidak hanya saat perhelatan itu berlangsung tapi pasca itu juga harus tetap hidup, baik sektor manapun terutama pariwisata," tambahnya( Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved