Breaking News:

Kepolisian

Irjen Ferdy Sambo Ajukan Pengunduran Diri, Ini Mekanisme Bagi Polisi yang Mau Mundur dari Kepolisian

Sebelum sidang kode etik profesi yang bisa berujung Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH), Irjen Ferdy Sambo rupanya mengajukan

Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
Tangkapan layar YouTube Kompas TV
Ferdy Sambo hadir jalani sidang etik di Gedung Mabes Polri, Kamis (25/8/2022) 

BANGKAPOS.COM-Sebuah babak baru dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjalani sidang kode etik profesi pada hari ini, Rabu (25/8/2022).

Sidang etik itu digelar di gedung TNCC, Mabes Polri.

Sambo dihadirkan langsung dalam sidang tersebut namun digelar secara tertutup.

Sebelum sidang kode etik profesi yang bisa berujung Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH), Irjen Ferdy Sambo rupanya mengajukan surat pengunduran diri dari kepolisian.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, Irjen Ferdy Sambo telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota Polri.

Namun, ia tak menjelaskan lebih rinci ihwal kapan surat tersebut dikirim ke Mabes Polri.

"Ya. Ada suratnya. Tapi sedang dihitung oleh tim sidang karena memamg ada aturan-aturannya," kata Listyo Sigit di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Lantas, seperti apa mekanisme pengunduran diri anggota Polri?

Kategori Pemberhentian Dengan Hormat

Mekanisme pengunduran diri anggota Polri diatur dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Pengakhiran Dinas bagi Pegawai Negeri pada Kepolisian Negara RI.

Dalam hal ini, Agus mengajukan pemberhentian atas permintaan sendiri (APS) yang masuk dalam kategori pemberhentian dengan hormat (PDH).

Hal itu tertuang dalam Pasal 33 ayat (3).

Sementara, syarat yang harus dipenuhi tertulis dalam Pasal 37 ayat (1) yang terdiri dari 14 poin.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved