Breaking News:

Kapan JHT Bisa Dicairkan? Tak Perlu Tunggu Usia 56 Tahun, Simak Aturan Terbaru Permenaker Ini

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyatakan pencairan JHT kini tak lagi perlu menunggu usia 56 tahun, sebagaimana Permenaker Nomor 4 Tahun 2022

kolase kompas
ilustrasi bantuan BPJS Ketenagakerjaan 

BANGKAPOS.COM -- Kapan dana JHT)'>Jaminan Hari Tua ( JHT) bisa dicairkan, menjadi pertanyaan besar bagi peserta yang mengikuti program JHT.

Diketahui JHT merupakan program dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) Ketenagakerjaan yakni manfaat uang tunai yang dibayarkan sekaligus pada saat peserta memasuki usia pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total tetap.

Program ini menjadi pengganti terputusnya penghasilan tenaga kerja karena meninggal, cacat, atau hari tua.

JHT menggunakan sistem tabungan pensiun yang bersifat wajib yang mengharuskan peserta untuk membayar iuran setiap bulan.

Sebelumnya, melansir dalam laman BPJS uang tunai yang besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya, yang dibayarkan secara sekaligus apabila peserta mencapai usia 56 tahun, meninggal dunia, dan cacat total tetap.

Baca juga: Istri Sambo Hadiri Pemeriksaan di Bareskrim, Luput dari Perhatian Wartawan, Diduga Lewat Ini

Baca juga: Anak Bungsu Ferdy Sambo Tak Bisa Pisah dari Ibunya, Usia Baru 1 Tahun 5 Bulan

Baca juga: Dezy Ais, Si Sales Mobil yang Tak Ragu Layani Pembeli Berpakaian Lusuh Mirip Pengemis

Baca juga: Doa Pendek ini Sungguh Dahsyat, Miliki Keistimewaan Luar Biasa, yang Amalkan Dirindukan Surga

Baca juga: Ketika Hotman Paris Berani Pamer Cincin Berlian ke Andika Perkasa, Sang Jenderal pun Terkaget-kaget

Baca juga: Pendaftaran Paling Lambat 30 September 2022, Ini Syarat Daftar Pendataan Tenaga Non-ASN

Namun kini sudah ada aturan baru Peraturan Menteri Ketenagakerjaan ( Permenaker) nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat JHT)'>Jaminan Hari Tua ( JHT).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyatakan pencairan jaminan hari tua ( JHT) kini tak lagi perlu menunggu usia 56 tahun.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan ( Permenaker) Nomor 4 Tahun 2022.

Permenaker ini mengatur tentang tata cara dan persyaratan pembayaran manfaat jaminan hari tua ( JHT).

Dalam beleid yang terbit 26 April 2022 tersebut disebutkan, klaim JHT bisa dicairkan tunai dan sekaligus pada saat usia pensiun sebagaimana yang diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja.

“Manfaat JHT dibayarkan secara tunai dan sekaligus pada pekerja pada saat mencapai usia pensiun sebagaimana diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama atau mencapai usia 56 tahun” demikian bunyi Pasal 6 Permenaker Nomor 4/2022, Kamis (28/4).

Baca juga: Sosok Marchella FP, Wanita Cantik Berbakat yang Kini Diduga Jadi Kekasih Baru Ariel NOAH

Baca juga: Ratusan Mahasiswa di Bandung Terinfeksi HIV, Kenali Gejalanya Sedini Mungkin

Baca juga: Polisi Bakar Lapak Judi Terbesar di Sumut, Sempat Disindir Anggota DPRD Sebagai Razia Ecek-ecek

Baca juga: Mahfud MD Datangi MKD DPR, Benarkah Ada Anggota DPR Terlibat Kasus Ferdy Sambo? Begini Penjelasannya

Baca juga: Doa Saat Terlilit Utang hingga Doa Minta Dibukakan Pintu Rezeki, Utang Terbayar Rezeki Melimpah

Baca juga: Bacaan Doa Agar Terlihat Cantik, Aura Wajah Terpancar dan Bercahaya Setiap Hari

Selain itu dalam aturan permenaker ini juga tertulis bahwa manfaat JHT dapat dibayarkan kepada peserta penerima manfaat JHT karena berakhirnya jangka waktu dalam perjanjian kerja atau peserta bukan penerima upah karena berhenti bekerja.

Bagi peserta yang mengundurkan diri, JHT dapat dibayarkan secara tunai dan sekaligus setelah melewati masa tunggu satu bulan terhitung sejak diterbitkanya keterangan pengunduran diri dari pemberi kerja.

“Pengajuan pembayaran manfaat JHT bagi peserta yang mengundurkan diri harus melampirkan kartu peseta BPJS ketenagakerjaan, kartu tanda penduduk atau bukti identitas lainya dan keterangan pengunduran diri dari pemberi kerja tempat peserta bekerja,” bunyi pasal 9 dalam permenaker ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved