Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Bangka Tengah Miliki 748 Guru Honorer, 21 Diantaranya Punya Serdik dan Berpeluang Lolos CPNS/CPPPK

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mencatat ada sebanyak 748 guru honorer yang saat ini mengabdikan diri sebagai pengajar di sekolah-sekolah.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah, Iskandar. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mencatat ada sebanyak 748 guru honorer yang saat ini mengabdikan diri sebagai pengajar di sekolah-sekolah.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah, Iskandar, jumlah tersebut terdiri dari 572 honorer yang dibiayai oleh APBD Bateng dan 176 dari APBN.

Menurut Iskandar, semua guru honorer di Bangka Tengah telah terdaftar di Data Pokok Peserta Didik (Dapodik) dengan rincian rata-rata lama mengajar selama 5 tahun.

Diketahui, dapodik adalah suatu sistem pendataan yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memuat data satuan pendidikan, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, dan substansi pendidikan.

Baca juga: Bayi dalam Plastik dan Terlilit Plasenta Ditemukan Warga, Polres Pangkalpinang Lakukan Penyelidikan

Baca juga: Cegah Pengerit Gunakan Tangki Modif, Polsek Riau Silip Awasi Pendistribusian BBM di SPBU

Data tersebut bersumber dari satuan pendidikan yang terus menerus diperbarui secara online.

"Jadi semua honorer yang ada di Bangka Tengah telah terdaftar di dapodik," ucap Iskandar, Rabu (31/8/2022).

Menurutnya, dari 748 honorer di Bangka Tengah, hanya 2 orang diantaranya yang memiliki sertifikat pendidik (serdik).

Sertifikat pendidik biasanya didapatkan oleh seorang sarjana pendidikan yang telah menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Iskandar mengatakan, guru honorer yang mempunyai serdik mempunyai peluang lebih besar untuk lolos CPNS maupun CPPPK.

"Berdasarkan aturan di tahun sebelumnya, guru honorer yang punya serdik otomatis langsung mendapatkan penambahan poin saat seleksi CPNS maupun CPPPK di salah satu jenis tes," ujarnya.

Baca juga: Kabupaten Bangka Tambah 3 Pasien Positif Covid-19 Hari Ini, Total Kasus Aktif Jadi 12 Orang

Meski demikian, dia menilai jika itu semua kembali ke pribadi orangnya masing-masing.

"Walaupun ada penambahan nilai dari awal, tapi bisa saja guru honorer yang tidak punya serdik justru nilainya lebih bagus dan bisa menyalip nilai guru honorer yang punya serdik," ungkapnya.

Di samping itu, untuk di Bangka Tengah, tidak ada perbedaan antara guru honorer yang memiliki serdik dan yang tidak, termasuk perihal gaji dan tunjangan.

"Semuanya sama, karena dari segi anggaran kita sepertinya masih belum mampu. Jadi selain gaji pokok, semua guru honorer di Bangka Tengah mendapatkan THR dan insentif Rp100.00 per bulan," tegas Iskandar.

( Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved