Breaking News:

Inilah Sosok Jeanne Mandagi Brigjen Polisi Perempuan Pertama di Indonesia

Tepatnya pada tahun 1948 lalu ketika enam orang perempuan yakni Mariana Saanin, Nelly Pauna, Rosmalina Loekman, Dahniar Sukotjo, Djasmainar, dan ...

Tribunnews
Jenderal Polisi Wanita Pertama di indonesia, Jeanne Mandagi 

Kemudian pada tahun 1974, ia mengikuti kursus United Nations Regional Course on the Control of Narcotics dan memperdalam masalah drug law enforcement di Amerika Serikat.

Berbekal ilmu tersebut, ia kemudian ditempatkan di bidang reserse narkotika Mabes Polri dan naik menjadi kolonel di tahun 1980 setelah mengikuti pendidikan Sesko ABRI.

Februari 1989 dan tujuh bulan setelahnya, Jeanne menjabat sebagai Sesdit Bimmas Polri, dan dipercaya sebagai Kepala Divisi Humas Polri.

Kepeduliannya terhadap masalah narkotika di Indonesia, menjadikannya sebagai Koordinatior Ahli di Badan Narkotika Nasional.

Hobi Olahraga dan Musik Klasik

Selama kariernya, Jeanne telah banyak meninggalkan legasi untuk Ke polisian RI.

Misalnya ia menyelenggarakan rapat kerja teknis Dispen Polri se-Indonesia yang pertama, menghasilkan perangkat lunak untuk petunjuk pelaksanaan tugas Dispen Polri.

Ia juga membangun sebuah yayasan bernama Yayasan Permadi Siwi, sebagai pusat rehabilitasi pecandu narkotika.

Baca juga: 6 Terdakwa Kasus Pengeroyokan Ade Armando Hadapi Vonis Hari Ini, Minta Hakim Ringankan Hukuman

Baca juga: Soal BBM Belum Naik, Pengamat ini Sebut Seperti Gimick, Pertamina Ungkap Hal Ini

Baca juga: 6 Terdakwa Pengeroyok Ade Armando Divonis 8 Bulan Penjara,Tangis Haru Menyelimuti Persidangan

Baca juga: Doa Meminta Rezeki dan Keberkahan di hari Jumat dan Keutamaan Doa Sayyidul Istighfar

Baca juga: Doa Mustajab Jumat Sore, Baik Dibaca Setelah Ashar, Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Artinya

Baca juga: 65 Nama Kontak WhatsApp Unik untuk Istri yang Lucu dan Kekinian

Sebagai jenderal perempuan pertama di Indonesia, Jeanne juga berharap kesempatan perempuan untuk berkarier di Ke polisian RI semakin terbuka.

"Ini juga berarti harapan dan kesempatan bagi wanita ABRI lainnya untuk meraih pangkat jenderal makin terbuka," ujar Jeanne pada wawancara Harian Kompas Oktober 1990.

Di samping karier cemerlangnya di ke polisian, Mandagi adalah sosok yang suka dansa dan menyukai musik klasik ringan seperti karya Elvis Presley.

Di bidang olahraga, ia suka olahraga menembak, jogging, dan berkuda.

Jeanne Mandagi tutup usia di usia 80 tahun pada April 2017 lalu.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved