Breaking News:

Inilah Daftar Motor dan Mobil yang Bakal Dilarang Isi Pertalite, Buruan Cek Kendaraan Kamu

Inilah Daftar Motor dan Mobil yang Bakal Dilarang Isi Pertalite, Buruan Cek Kendaraan Kamu

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Pembelian Pertalite di SPBU di Jalan Ahmad Yani Dalam Kota Pangkalpinang, Jumat (1/7/2022). 

BANGKAPOS.COM - Inilah Daftar Motor dan Mobil yang Bakal Dilarang Isi Pertalite, Buruan Cek Kendaraan Kamu

Ada beberapa kendaraan dengan ketentuan tertentu yang tak boleh lagi mengisi pertalite, ada kendaraan roda dua hingga empat.

Saat Ini masyarakat banyak bertanya kendaraan jenis apa saja yang dubatasi membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Pasalnya Pemerintah akan membatasi pembelian BBM berjenis Pertalite, di tengah isu kenaikan harga BBM bersubsidi.

Adapun rencana pemerintah untuk melakukan pembatasan pembelian jenis Pertalite itu untuk beberapa jenis mobil dan motor mulai 1 September 2022.

Khusus untuk motor, peraturan itu berlaku untuk motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc.

Baca juga: Mulai 1 September, Membeli BBM Subsidi di SPBU Pertamina Harus Tunjukkan Barcode Khusus, Caranya?

Baca juga: Dikira Mainan Inilah Borgol Plastik yang Dipakai Ferdy Sambo Saat Rekonstruksi, Lebih Kuat dari Besi

Sedangkan  motor yang memiliki mesin 250 cc ke bawah masih bisa mengisi Pertalite.

Motor tersebut ada Honda, Yamaha, Kawasaki, BMW hingga Suzuki.

Sedangkan untuk mobil dengan kubikasi mesin di atas 1.500 cc ke atas dipastikan sudah tidak diperbolehkan membeli Pertalite di SPBU Pertamina.

Mobil- mobil tersebut yakni BMW X3, Honda Accord, Honda CR-V 2.0L, Hyundai Santa Fe, Lexus ES 250, Mazda CX-3, Mazda CX-5, Mazda CX-8, Mazda CX-9, Mercedes-Benz GLE 450, Mercedes-Benz GLS 600, Mitsubishi Pajero Sport, Nissan X-Trail, Toyota Alphard 2.5, Toyota Camry, Toyota Corolla Cross, Toyota Corolla Altis, Toyota C-HR, Toyota Fortuner, Toyota Voxy dan Toyota Vellfire 2.5.

BMW X3 diketahui menggunakan mesin 2.000 cc, lalu Honda CR-V juga ada yang menggunakan mesin berkapasitas 2.000 cc.

Saat ini sudah banyak pabrikan kendaraan yang memproduksi kendaraan dengan menggunakan bahan bakar RON 92 dengan kompresi rasio 11:1.

Pertalite dengan RON 90 bisa digunakan untuk kendaraan dengan kompresi mesin 9:1 hingga 10:1.

Namun, penerapan aturan terkait hal ini masih menunggu revisi Peraturan Presiden nomor 191 tahun 2014.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved