Breaking News:

Berita Sungailiat

Gelar Seminar Reklamasi Berkelanjutan di Lahan Eks Tambang, Prodi Biologi UBB Undang Peneliti Jerman

Seminar membahas tentang aspek keberlanjutan dan fungsi tanah, serta sekilas tentang pengelolaan tanah dalam konteks pertambangan timah di Bangka.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Novita
Istimewa/Dokumentasi. Dr Eddy
Seminar Reklamasi Berkelanjutan Lahan Bekas Tambang Timah yang digelar program studi Biologi di Ruang Seminar Gedung F, Fakultas Pertanian Perikanan, dan Biologi Jumat, (2/9/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Program Studi Biologi Universitas Bangka Belitung mengundang dua peneliti luar negeri dalam memberikan seminar reklamasi berkelanjutan di lahan bekas tambang timah di Bangka,  Jumat (2/9/2022).

Kegiatan seminar yang digelar di Ruang Seminar Gedung F, Fakultas Pertanian Perikanan, dan Biologi itu, diisi langsung oleh narasumber dari peneliti Federal Institute for Geoscience and Natural Resources - BGR, Jerman.

Seminar membahas tentang aspek keberlanjutan dan fungsi tanah, serta sekilas tentang pengelolaan tanah dalam konteks pertambangan timah di Bangka.

Dosen Mata Kuliah Ekologi Lahan Pasca Tambang sekaligus Penginisiasi Kegiatan Seminar, Dr Eddy Nurtjahya, menuturkan, keberadaan ekosistem tanah akibat kerusakan aktivitas penambangan timah, sangat penting untuk dilakukan perbaikan, terkhusus untuk budidaya di lahan bekas tambang timah dan kajian pemulihan lahan.

"Tujuan kegiatan seminar ini, menambah ilmu tentang budidaya di lahan bekas tambang timah, termasuk kajian pemulihan lahannya, disamping tantangan di luar aspek biologi pertanian, dari pengalaman praktisi dan peneliti dari luar negeri. Sehingga memberikan semangat kepada mahasiswa untuk kajian dan inovasi lebih lanjut yang dituangkan pada skripsi atau tesis nantinya," jelas Eddy kepada Bangkapos.com, Sabtu (3/9/2022).

Dia mengatakan, kegiatan seminar juga bertujuan mendorong peningkatan partisipasi calon petani dan partisipasi calon investor bagi peningkatan kesejahteraan di era pascatambang.

"Kegiatan yang diikuti oleh peserta mahasiswa dan alumni Prodi Biologi, mahasiswa Agroteknologi, mahasiswa Magister Ilmu Pertanian, dan umum ini, juga dapat bermanfaat bagi diseminasi kegiatan serupa di tempat lain sebagai peluang dalam meningkatan kesejahteraan di era pasca tambang," imbuhnya.

Dia berharap, melalui kegiatan yang digelar dapat meningkatkan perhatian dan kesadaran akan pentingnya pemulihan kerusakan tanah akibat aktivitas penambangan timah.

"Semoga kegiatan ini memberikan semangat. Tentunya ilmu yang didapat, baik metode yang digunakan dalam pemulihan maupun tantangan yang ada, menjadi kajian dan pemicu inovasi lebih lanjut untuk dituangkan di lapangan," kata Eddy.

Pada kesempatan itu, peserta seminar mendengarkan langsung berbagai pengalaman dari proyek kerja sama antara BGR Jerman dan berbagai pemangku kepentingan pada budidaya, terutama hortikultura, dan tanaman keras di lahan bekas tambang timah di lokasi percontohan Di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka.

Sementara itu Ketua Jurusan Biologi, Fakultas Pertanian Perikanan, dan Biologi, UBB, Dr Rahmad Lingga, menyambut baik kegiatan seminar reklamasi berkelanjutan yang diinisiasi oleh Dosen Biologi.

Menurutnya, kegiatan reklamasi mencakup berbagai aspek seperti ekologi, hidrologi, ilmu tanah, tataruang, sosial ekonomi, politik dan kebijakan, sangat bermanfaat di tengah maraknya kerusakan lahan akibat aktivitas pascatambang.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat, tentunya keberlanjutan dari program reklamasi harus menjadi perhatian, jangan sampai lahan yang telah direklamsi kembali ditambang," kata Rahmad. ( Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved