Breaking News:

Berita Kriminalitas

Kapolres Bangka Akan Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM, Pelaku bisa Terancam Penjara dan Denda Rp 80 M

Kenaikan seluruh item bahan bakar minyak (BBM) oleh PT Pertamina yang didistribusikan SPBU-SPBU kemungkinan masih akan terjadi.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Kapolsek Pemali Ipda Reza Irawan saat berada di salah satu SPBU dalam rangka pengawasan dan pengaturan pendistribusian BBM Senin 5/9/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kenaikan seluruh item bahan bakar minyak (BBM) oleh PT Pertamina yang didistribusikan SPBU-SPBU kemungkinan masih akan terjadi penyalagunaan BBM bersubsidi.

Hal ini karena selisih antara BBM bersubsidi dengan non subsidi masih cukup besar.

Untuk itu Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan Senin (5/9/2022) sore mengatakan telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengamanan dan pengawasan pendistribusian BBM di SPBU SPBU diwilayah hukum Polres Bangka.

"Tentu jika ada penyelewengan BBM bersubsidi akan kita tindak tegas jajaran Porles Bangka telah saya beri arahan agar melakukan pengamanan dan pengawasan di SPBU SPBU dalam pendistribusian BBM," kata  Indra Kurniawan.

Baca juga: Nama Pj Gubernur Bangka Belitung Masuk Radar Kader yang Bakal Diusung PDIP di Pilgub 2024

Baca juga: Naiknya Harga BBM Picu Kenaikan Bahan Pangan, Dinas Pangan Bangka Tengah Pantau Fluktuatif Harga

Ia menegaskan, penyalagunaan pengangkutan, penyimpanan dan penjualan BBM bersubsidi/ non subsidi bisa dipidana dengan ancaman penjara paling lama 6 tahun dan denda setinggi tingginya Rp 80 miliar.

Seperti yang diatur dalam Pasal 55 Jo pasal 54 UU RI No 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

"Jadi sudah jelas pidananya bagi mereka yang melakukan penyalagunaan, pengangkatan, penyimpangan BBM bersubsidi dan non subsidi ancamannya 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 80 miliar,"tegas Indra Kurniawan.

Terkait dengan penyesuaian harga BBM Polsek Pemali telah lakukan pengamanan dan pengawasan terhadap pengisian serta pendistribusian BBM di SPBU di wilayah hukum Polsek Pemali.

Kegiatan pengamanan dan pengawasan serta pendistribusian BBM langsung di pantau oleh Kapolsek Pemali Ipda Reza Irawan dan Personil Polsek Pemali.

Baca juga: Melawan Saat Tangan Diterkam Buaya, IRT di Bangka Barat Ini Lolos dari Maut, Alami Patah Tangan

Baca juga: Kebakaran di SDN 8 Pangkalanbaru, Saksi Mata Ini Dengar Suara Letupan, Diduga Akibat Korsleting

Kapolsek Pemali Ipda Reza Irawan mengatakankan pelaksanaan pengamanan sesuai dengan arahan dari Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan agar dalam pelaksanaannya harus diberikan pengawasan dan pengamanan terhadap pendistribusian BBM diSpbu wilayah Polsek Pemali.

"Kita melakukan pengamanan, pengawasan saat dilakukan pendistribusian kepada masyarakat dan pengaturan serta melakukkan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melakukkan pengisian dengan menurunkan personil setiap harinya," kata Reza Irawan 

Pihaknya juga memberikan himbauan kepada masyarakat yang melakukkan pengisian BBM agar tidak menyalagunahan serta melakukkan pengisian secara teratur.

( Bangkapos.com'> Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved