Bangka Pos Hari Ini

Rafael Nadal dalam Performa Meyakinkan, Catat Rekor Menang 18-0

Rafael Nadal dalam performa meyakinkan di US Open setelah menggulung Richard Gasquet 6-0, 6-1, 7-5 untuk melaju ke babak 16 besar US Open, kemarin.

Penulis: M Ismunadi CC | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com
Bangka Pos Hari Ini, Senin, 5 September 2022. 

BANGKAPOS.COM, NEWYORK - Rafael Nadal dalam performa meyakinkan di US Open setelah menggulung Richard Gasquet 6-0, 6-1, 7-5 untuk melaju ke babak 16 besar US Open, kemarin.

Itu meningkatkan rekor Nadal menjadi 22-0 di ajang Grand Slam tahun ini.

Petenis Spanyol berusia 36 tahun ini juga mengemas rekor lain: meraih total kemenangan 18-0 atas Gasquet.

Itu menjadi rekor head to head tunggal putra terbaik di era Open, menyamai rekor Novak Djokovic 18-0 vs Gal Monfils.

Nadal juga telah memenangkan 34 set terakhirnya secara berturut-turut melawan Gasquet, yang dimulai sejak acara Masters 1000 di Kanada pada 2008.

Menariknya, baik Nadal, maupun Djokovic, kalah satu pertandingan dari lawan mereka masing-masing di bawah level tur sebelum rekor angka 18-0 mereka dimulai.

Nadal kalah dari Gasquet (setelah walkout) pada ajang Challenger di Prancis pada 2003 sebelum mulai menyapu bersih 18 kali duel sejak di Estoril pada tahun 2004.

Sementara Djokovic kalah dari Monfils di acara Futures di Italia pada tahun 2004 sebelum memenangkan yang pertama dari 18 pertemuan tingkat tur di AS Terbuka pada tahun 2005.

Duel Nadal kontra Gasquet kemarin seperti kembali mengikuti skenario yang sama, ketika Nadal tidak menunjukkan belas kasihan.

Nadal menggunakan groundstroke kerasnya untuk mendominasi Gasquet, melepaskan serangkaian 35 pukulan winner ke sudut-sudut lapangan untuk menyiksa lawannya.

Gasquet nyaris mendapat dorongan kepercayaan diri di awal set pembuka, ketika di gim pertama dia meraih tiga break point saat kedudukan 0-40.

Namun, Nadal mengumpulkan lima poin berturut-turut untuk mempertahankan servisnya, sama bagusnya dengan petenis peringkat 91 dunia asal Prancis itu, yang penampilan terbaiknya di New York adalah mencapai semifinal pada 2013.

Setelah merebut set pertama 6-0, Nadal mengancam akan mengulang keunggulan di set kedua.

Untungnya, Gasquet akhirnya mampu menahan servis untuk pertama kalinya sehingga kedudukan menjadi 3-1.

Momen itu membuat Gasquet mendapat salah satu sorakan terbesar malam itu dari kerumunan di Arthur Ashe.

Dan petenis Prancis itu mengangkat tangan setinggi-tingginya untuk mengapresiasi tepuk tangan yang diberikan.

Namun, servis normal kembali berjalan cepat setelahnya, dengan Gasquet dipatahkan lagi untuk tertinggal 5-1 sebelum Nadal bertahan untuk set tersebut.

Gasquet memberikan perlawanan yang lebih kuat di set ketiga, dia mematahkan servis untuk menyamakan kedudukan 5-5.

Namun, Gasquet melemah di gim ke-11, dengan Nadal mematahkan servis untuk memimpin 6-5 sebelum menutup kemenangan.

Kemenangan Nadal 6-0 6-1 7-5 dalam dua jam 17 menit atas Gasquet itu membuatnya maju ke pertemuan dengan unggulan ke-22 asal Amerika Frances Tiafoe hari ini (5/9), untuk berebut tempat di perempat final.

Dan Nadal, yang menjuarai Australia Open, serta French Open sebelumnya, sangat mewaspadai ancaman lawannya tersebut.

"Dia pemain hebat, dia sangat karismatik, sangat cepat," kata Nadal tentang Tiafoe dikutip dari AFP.

"Dia bisa bermain sangat agresif, saya harus terus berkembang untuk terus bermain lebih baik dan lebih baik lagi untuk memiliki peluang untuk lolos," kata si raja tanah liat. (Tribunnews)

Sumber: bangkapos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved